OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Tiga petugas kepolisian mengecek tempat penemuan kerangka manusia di Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Senin (23/12/2019). /Suara- Baktora
Harianjogja.com, BANTUL--Kasus penemuan kerangka manusia di Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul masih menjadi misteri sampai sekarang.
Meski begitu, keluarga Ayu Selisa meyakini bahwa kerangka tersebut adalah putrinya.
Sebelumnya dikabarkan, penemuan kerangka di Bangunjiwo diketahui berjenis kelamin perempuan. Kerangka yang ditemukan di dalam resapan septik tank tersebut juga diketahui berusia sekitar 20-40 tahun.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya mengungkapkan bahwa pihaknya baru melakukan hasil visum luar.
"Kami belum memastikan siapa identitas dari kerangka tersebut. Terakhir kali kami melakukan visum luar untuk mengetahui apakah ada tindak kekerasan yang dialami kerangka tersebut. Namun hasil dari dokter forensik memang tidak ada tanda-tanda kekerasan," ungkap Riko saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (25/12/2019).
Riko menjelaskan, bahwa pihaknya baru menjadwalkan melakukan tes DNA kepada keluarga yang diketahui bernama Ayu Selisa.
"Untuk mencocokkan dengan tulang tersebut, orang tua Ayu Selisa harus dilakukan tes DNA. Jika cocok baru itu dikatakan Ayu," jelas dia.
Kendati demikian, Riko mengungkapkan, keluarga Ayu Selisa meyakini bahwa kerangka tersebut merupakan orang yang telah hilang 10 tahun lalu.
"Keluarga meyakini itu Ayu Selisa, karena dari gelang serta bordir jaket yang tertinggal di kerangka itu," ungkapnya.
Ditanya terkait keberadaan kerangka saat ini, Riko mengatakan jika pihaknya sudah menyerahkan ke keluarga.
"Sudah diserahkan ke pihak keluarga Ayu Selisa. Dan sudah dimakamkan (oleh pihak keluarga). Diserahkan kemarin (24/12/2019)," tutur dia.
Dikabarkan sebelumnya, sejumlah warga di Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul dibuat geger dengan penemuan kerangka manusia di dalam resapan septik tank sedalam tiga meter, Minggu (22/12/2019) sore.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.