Remajakan 60 Kilometer Pipa Saluran Air Minum di Jogja, Ini Dia yang Dilakukan PDAM

Ilustrasi. - Reuters/Mike Hutchings
27 Desember 2019 22:27 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jogja atau yang kini bernama Perumda PDAM Tirtamarta Jogja bakal meremajakan pipa saluran air minum sepanjang 60 kilometer di wilayah Jogja. Peremajaan akan dilakukan secara bertahap mulai tahun depan.

Direktur Utama Perumda PDAM Tirtamarta, Dwi Agus Triwidodo mengatakan pipa yang digunakan selama ini berjenis Asbestost Cement Pipe (ACP). Untuk selanjutnya, kata dia, pipa itu akan diganti dengan pipa jenis High Density Polyethylene (HDPE). “Penggantian jenis pipa kami lakukan untuk meningkatkan kualitas air, sebab pipa asbes tidak direkomendasikan secara kesehatan," ujarnya, Jumat (27/12/2019).

Dia menjelaskan tahap pertama peremajaan pipa akan dimulai Januari 2020 dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2020. Adapun titik yang dikerjakan pada tahap pertama yakni mulai dari Simpang Wirobrajan hingga Jembatan Sayidan, Kecamatan Gondomanan.

Kegiatan penggantian pipa di titik tersebut, imbuh Dwi Agus, akan dilakukan pada malam hari, tepatnya mulai pukul 21.00 WIB sampai 05.00 WIB. Hal itu lantaran titik tersebut melewati sejumlah akses utama, seperti Jalan Ahmad Dahlan, kawasan Titik Nol Kilometer, Jalan Senopati dan Jalan Sultan Agung.

Dia memperkirakan peremajaan pipa secara keseluruhan diperkirakan akan selesai dalam empat tahun. Adapun anggaran yang disediakan pada tahap pertama sebesar Rp27 miliar, dengan total keseluruhan sebesar Rp73 miliar.

Disinggung soal pengaruh cuaca terhadap ketersediaan air di Jogja, dia menilai pergantian musim dari musim panas ke musim hujan akan berdampak pada penurunan air baku selama sekitar satu bulan, yakni sekitar 5% sampai 7%. “Namun kami bisa memastikan stok air baku untuk Kota Jogja masih cukup stabil,” ucap dia.

Pada Februari lalu, Perumda PDAM Tirtamarta mendapat sokongan air baku dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul yang berada di tepi Sungai Progo melalui reservoir Sungai Bedog dan reservoir Gemawang sebanyak 30-50 liter per detik.

Adapun total produksi Perumda PDAM Tirtamarta, diakui dia, saat ini mencapai 500 liter per detik. "Masih cukup untuk pelanggan kami sebanyak sekitar 32.300 pelanggan. Meski demikian kebocoran masih ada, yakni sebesar 30%. Angka ini masih lebih rendah dari rata-rata nasional. Untuk itu diperlukan peremajaan pipa," katanya.