Dari Jogja, Tidar Siapkan Calon Pemimpin Muda untuk 2029
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Antrean kendaraan di simpang empat Kentungan, Kamis (26/12/2019). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Perhubungan DIY menyatakan sudah diminta untuk memberikan masukan terkait dengan sejumlah rambu yang akan dipasang di underpass Kentungan. Pemerintah juga sudah menentukan bagaimana arus kendaraan di perempatan Kentungan.
Lampu bangjo di atas terowongan akan tetap dioperasikan seperti biasa, tetapi durasi dari arah utara dan selatan akan dipercepat untuk warna merahnya dan diperpanjang untuk warna hijau. Namun Dishub DIY belum dapat memastikan kapan beroperasinya underpass.
Kasi Manajemen Lalu Lintas Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DIY Bagas Senoadji menjelaskan kebutuhan rambu lalu lintas yang akan dipasang di sejumlah titik underpass Kentungan sudah dikonsultasikan ke Dishub DIY.
Konsultasi itu dilakukan untuk memastikan rambu yang akan dipasang sudah sesuai dengan aturan perhubungan. Pihaknya memberikan masukan seperti penentuan marka jalan dibuat garis putus-putus atau garis solid (menyambung tanpa putus), sampai pada penentuan titik yang akan dipasang rambu dilarang memutar.
Jika nanti dioperasikan, rekayasa lalu lintasnya, arus dari arah barat dan timur akan melewati underpass, kecuali jika arus dari timur akan menuju ke utara atau ke selatan baru dilewatkan atas. Sedangkan arus dari utara dan selatan tetap melewati jalan atas biasa atau simpang empat ringroad Kentungan. “Begitu juga dari arah barat mau ke UGM dan Kaliurang ya lewat atas [simpang empat],” ujarnya Minggu (29/12/2019).
Meski arus dari barat dan timur melewati terowongan, namun lampu bangjo di persimpangan tersebut akan tetap dioperasikan. Hal itu untuk melayani arus dari barat dan timur yang akan crossing atau berbelok menuju Jalan Kaliurang, tetapi antrean arusnya tidak akan panjang seperti sebelum ada underpass. Oleh karena itu lampu bangjo durasinya akan berubah dari sebelumnya.
“Mungkin dari arah barat dan timur lampu hijau tidak perlu diperpanjang lagi karena arusnya tidak panjang karena sudah banyak yang lewat bawah, kemudian lampu hijaunya akan diperpanjang untuk arah utara dan selatan. Tetapi perubahan siklus lampu bangjo itu akan kami ubah setelah underpass ini dioperasikan” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Fornazari mencetak gol perdana untuk PSS Sleman, tetapi rela menukar gol tersebut dengan kemenangan Super Elja.
Aghniny Haque mempelajari bahasa isyarat arkais yang langka untuk memerankan Melor dalam film horor Malaysia, Khadam.