Belasan Pengunjung Malioboro Pingsan dan Sesak Napas saat Malam Tahun Baru

Ilustrasi pesta kembang api pada perayaan tahun baru - JIBI
01 Januari 2020 20:42 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah pengunjung Malioboro yang merayakan malam pergantian tahun mengalami sesak napas dan pingsan. Dari belasan orang ditangani oleh Urkes Polresta Jogja, dua di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit.

Kasubag Humas Polresta Jogja Iptu Sartono menjelaskan pengamanan perayaan malam pergantian tahun di Kota Jogja tergolong lancar dan tidak ada kejadian gangguan kamtibmas yang signifikan. Ia mengatakan untuk pengunjung Malioboro malam tahun baru memang ada yang pingsan karena beberapa penyebab seperti kelelahan dan sesak napas.

Pihaknya menyiapkan tim khusus kesehatan dengan dibantu Biddokes Polda DIY serta sejumlah instansi lain seperti Dinas Kesehatan memberikan layanan bantuan kepada pengunjung Malioboro. "Dari tim Polresta ada Tim Urkes yang lengkap dengan mobil dan berbagai peralatan medis untuk penanganan pertama. Ada yang pingsan, sesak nafas itu langsung diberikan pertolongan," katanya Rabu (1/1/2019).

Ia menambahkan jumlah korban akibat sesak napas dan kelelahan di kawasan Malioboro saat malam pergantian tahun berjumlah 13 orang, dua diantaranya dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Petugas memberikan pertolongan pertama dengan memberikan oksigen serta langkah lain untuk memulihkan energi. Karena banyak ditemukan pengunjung yang pingsan tersebut tidak sempat makan karena menikmati malam tahun baru dan banyaknya pengunjung yang berdesakan.

"Ada juga yang karena lapar, tidak sempat makan sejak sore sudah di Malioboro, lapar, karena terlalu banyak pengunjung, kelelahan. Tetapi semua bisa kami tangani, dua korban saja yang dilarikan ke rumah sakit terdekat ke PKU Muhammadiyah Kota Jogja," ujarnya.

Ia menambahkan di kawasan Malioboro memang tidak banyak yang menyalakan kembang api, karena sebelumnya sudah diberikan imbauan. Mengingat dalam waktu bersamaan ada Presiden Joko Widodo yang berada di Gedung Agung. "Seputar Malioboro titik nol memang yang menyalakan kembang api tidak seperti tahun lalu, sebelumnya sudah ada imbauan," katanya.