Pantai di Bantul Masih Jadi Idola Wisatawan, Gua Sepi Pengunjung

Salah satu sudut di Puncak Sosok, Desa Bawuran, Kecamatan Pleret, Bantul, belum lama ini. - Harian Jogja/Arief Junianto
02 Januari 2020 18:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Parwisata (Dispar) Bantul mengklaim lebih dari lima juta orang berkunjung ke sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Bantul sepanjang 2019. Kawasan pantai masih jadi idola wisatawan, sedangkan destinasi minat khusus seperti gua masih minim pengunjung, salah satunya adalah Gua Cerme.

“Dari semua objek wisata beretribusi hanya Gua Cerme yang jumlah pengunjungnya menurun, dari tahun lalu sebanyak 7.924 orang, tahun ini hanya 6.828 orang. Sedangkan Gua Selarong, meski tidak terlalu banyak, namun ada peningkatan dari tahun lalu sebanyak 37.847 orang menjadi 38.700 orang,” ujar Kepala Dispar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, Kamis (2/1/2020).

Kwintarto mengaku karakter Goa Cerme berbeda dengan wisata pantai dan alam lainnya. Objek wisata yang mengandalkan potensi susur gua tersebut memiliki peminat khusus sehingga sosialisasi dan pemasarannya juga perlu menyasar milenial. Selain itu atraksi malamnya juga perlu digencarkan kembali dengan melibatkan warga sekitar.

Sedangkan di Gua Selarong akan dilengkapi dengan taman, menambah spot-spot foto, dan melengkapi cerita sejarah Pangeran Diponegoro yang menjadi ikon wisata sejarah tersebut. Selain itu area permainan seperti flying fox juga diminta untuk diperasionalkan setiap hari.

Disinggung soal arus lalu lintas di sekitar objek wisata, dia mengklaim sejauh ini memang cukup padat, namun dapat terkendali dengan bantuan sejumlah intansi baik Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul maupun kepolisian.

Bahkan pada malam pergantian tahun yang diprediksi padat, namun masih terkendali sehingga tidak ada wisatawan yang diloloskan tanpa membayar retribusi di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR). “Jalur dibuat satu arah tapi tidak ada yang diloloskan,” ucap Kwintarto.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Puncak Sosok, Rudi Haryanto mengatakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Puncak Sosok pada malam pergantian tahun ini tembus di angka 10.000 orang. Sebagai yang destinasi yang tergolong baru di Bantul, geliat objek wisata yang berada di Desa Bawuran, Kecamatan Pleret itu cukup positif.

“Puncak Sosok baru dua tahun berdiri. Kami menawarkan suasana wisata kuliner di puncak bukit dengan pemandangan alam terbuka. Syukurlah, jumlah pengunjung tahun ini lebih banyak ketimbang tahun lalu,” kata dia.