Diguyur Hujan, Pohon di Kulonprogo Bertumbangan

Kondisi aula SMK N 2 Pengasih yang rusak setelan diterjang hujan disertai angin kencang, Jumat (3/1/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
04 Januari 2020 02:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Sejumlah rumah dilaporkan rusak tertimpa pohon tumbang saat hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Kulonprogo, Jumat (3/1/2020) sore.

Salah satunya menimpa rumah Suratmin, 35, yang berlokasi di Dusun Kalisoka, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih. Pohon Munggur setinggi 20 meter yang berada di belakang rumahnya ambruk dan menimpa atap.

Suratmin mengatakan pohon tersebut ambruk saat hujan disertai angin kencang menerjang wilayah Pengasih sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian Suratmin beserta istri dan dua anaknya berada di dalam rumah.

"Karena hujan turun deras banget, kami masuk ke dalam, tiba-tiba ada suara brak, kami langsung keluar ke teras," ujarnya kepada wartawan, Jumat sore.

Suratmin belum bisa menaksir berapa kerugian yang diderita. Namun diperkirakan mencapai jutaan rupiah, karena atap yang menutup ruang dapur, kamar mandi dan kamar tidur ambrol hingga bolong. Reruntuhan atap juga merusak perabot rumah tangga.

Dampak cuaca ekstrem ini juga menyebabkan sarana prasarana milik SMK N 2 Pengasih, yang berlokasi di Dusun Kembang, Desa Margosari, rusak. Di antaranya plafon ruang guru ambrol, atap seng di beberapa ruangan lepas, peralatan praktek di ruang peruntukan bengkel kayu dan mesin rusak.

Atap aula sekolah tersebut juga jebol hingga menimbulkan lubang cukup besar. Belasan tenda dan dekorasi untuk keperluan hajatan nikah yang sudah terpasang di aula juga porak poranda. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Tri Hidayah, satpam SMK N 2 Pengasih, mengatakan kerusakan sejumlah sarpras itu disebabkan karena terpaan angin kencang. Sekitar pukul 16.30 WIB, sempat gerimis. Namun tidak terjadi apa-apa. Tak berselang lama, datang hembusan angin yang cukup kuat dari arah barat.

"Langsung setelah itu bagian aula jebol, tenda yang rencananya buat hajatan nikah besok pagi juga ambruk, beberapa pohon yang ditanam di dekat tempat parkir juga ambruk," ungkapnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, mencatat ada sembilan peristiwa pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kulonprogo, dengan rincian lima menimpa rumah, dan lima lajnnya menutup akses jalan.