Tanah Bergerak di Prambanan Merusak Rumah, Satu Keluarga Mengungsi

Warga bergotong royong membenahi rumah warga Losari 2 Wukirharjo Prambanan yang terkena fenomena tanah bergerak, Selasa (7/1/2020). - Ist/dok
08 Januari 2020 01:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Fenomena pergerakan tanah terjadi di Dusun Losari 2 RT 04 RW 12, Desa Wukirharjo, Prambanan. Akibatnya, satu keluarga diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Fenomena tanah bergerak tersebut muncul setelah hujan mengguyur kawasan Sleman dalam tiga hari terakhir. Hujan yang turun pada Minggu hingga Senin dengan intensitas tinggi dengan durasi cukup lama, mengakibatkan tanah bergerak di wilayah Losari 2.

Akibatnya, tembok rumah milik Sulis Widodo, 22, warga RT 4 RW 12 Losari 2, mengalami retak-retak pada bagian pokok rumah yang berukuran 6x8 meter itu. Merasa tidak aman, atas kesadaran sendiri, Sulis dan keluarganya memilih untuk mengkosongkan rumah tersebut. "Untuk sementara pemilik rumah mengungsi ke rumah orang tuanya di beda RT," kata Kepala Desa Wukirharjo Turaji, Selasa (7/1/2020).

Warga desa, dibantu relawan, lanjut Turaji kemudahan melakukan kerja bakti untuk membongkar bagian dinding yang retak dan memindahkan barang-barang berharga. "Kami baru mendapatkan laporan satu titik fenomena tanah bergerak ini. Di Losari 2 pada 2017 lalu pernah terjadi banjir dan longsor," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan menjelaskan rumah yang mengalami tanah bergerak dihuni oleh satu KK dengan tiga jiwa. Salah satunya bayi berusia 20 bulan. BPBD Sleman telah memberikan bantuan logistik berupa pangan, sandang, kids ware, family kids, dan perlengkapan sanitasi.

"Untuk sementara mereka mengungsi secara mandiri. Bantuan logistik juga sudah kami berikan," katanya.