Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Warga bergotong royong membenahi rumah warga Losari 2 Wukirharjo Prambanan yang terkena fenomena tanah bergerak, Selasa (7/1/2020). /Ist-dok
Harianjogja.com, SLEMAN-- Berdasarkan data yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), wilayah Kecamatan Prambanan menjadi salah satu kawasan berpotensi fenomena tanah bergerak.
BPBD Sleman mencatat, dari 17 kecamatan terdapat 15 kecamatan yang rawan mengalami potensi gerakan tanah.
"Hampir seluruh kecamatan ada potensi pergerakan tanah kecuali Minggir dan Sleman. Dari 15 kecamatan itu, ada yang potensinya sedang hingga tinggi potensi gerakan tanah," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, Selasa (7/1/2020).
Berdasar pemetaan, kata Makwan, Kecamatan Prambanan masuk dalam kategori menengah-tinggi. Pada zona menengah, gerakan tanah dapat terjadi jika curah hujan di atas normal terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau lereng.
"Yang dimaksud kategori kerawanan tinggi, daerah yang dapat mengalami gerakan tanah apabila curah hujan diatas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali," kata Makwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Karhutla di Gunung Bromo belum padam. Luas lahan terbakar mencapai 10 hektare dan tiga jalur wisata masih ditutup.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama Independen penggalangan dana IDA22 Bank Dunia. Simak profil dan perjalanan kariernya.
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
UGM mengajak Paskibraka DIY memahami Merah Putih sebagai simbol memori kolektif, pengorbanan, dan harga diri bangsa Indonesia.