Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Antrean kendaraan di simpang empat Kentungan, Kamis (26/12/2019). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN— PT Istaka Karya selaku pengelola proyek underpass Kentungan mengklaim jika penyelesaian proyek underpass tersebut sudah sesuai target.
Sampai saat ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Kretek 2 dan Underpass Kentungan Cs Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Muhammad Syidik Hidayat masih bungkam terkait pembangunan tersebut.
Operator proyek Underpass Kentungan dari PT Istaka Karya M Rizki mengatakan pengerjaan proyek tersebut sejatinya selesai sebelum jatuh tempo 31 Desember lalu. Bahkan, katanya, jalan di bagian underpass dan sekitar underpass juga sudah diaspal. "Sebelum selesai kontrak, kami sudah tidak melakukan kegiatan kontruksi lagi. Tidak ada alat berat di lokasi. Jadi kami sudah menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak," jelas Rizki saat ditemui di kantornya, Kamis (9/1/2020).
Selama Januari 2020 ini, kontraktor hanya menyelesaikan finishing sekitar underpass tersebut. Seperti pengecatan, pembuatan taman hingga pemberian pagar pembatas di bagian atas jalan. Adapun jaringan listrik dan sanitasi di area proyek diklaim sudah selesai dikerjakan. Bangunan tersebut katanya bebas banjir karena dilengkapi dengan pompa pembuangan air.
"Memang masih ada backhoe di sana tapi hanya untuk membersihkan material saja. Taman dan pagar pembatas juga masih dikerjakan. Hanya bagian pelengkap saja karena secara fisik pembangunan underpass selesai," katanya.
Kegiatan finishing yang segera dilakukan adalah pemasangan ornamen di sepanjang underpass tersebut. Ornamen yang dipasang di underpass Kentungan, lanjut Rizki, tidak jauh berbeda dengan rancangan ornamen yang dipasang di Underpass Kulonprogo (YIA).
"Untuk ornamen memang sengaja dikerjakan paling akhir. Selain itu, kami juga melakukan empat kali rapat untuk persetujuan ornamen. Ini tentu cukup menyita waktu," katanya.
Jika tidak ada halangan, Rizki memperkirakan proses finishing pengerjaan proyek tersebut dapat diselesaikan pada akhir Januari ini. "Selesai penyerahan, kami masih melakukan masa pemeliharaan selama dua tahun ke depan," katanya.
Sementara itu, PPK Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Muhammad Syidik Hidayat hingga berita ini diturunkan masih bungkam. Syidik terus menghindar saat ditanya mengenai progress proyek yang menelan dana APBN sebesar Rp101 miliar tersebut.
Dia juga tidak mau menjawab kapan pembangunan underpass sepanjang 540 meter dengan konstruksi tertutup 180 meter itu bisa dioperasikan. "Sekarang sudah mulai hujan, kami rapat terus agar pekerjaan tetap sesuai target. Sementara ini kami maksimalkan sesuai kontrak," tegasnya, beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.