Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Ilustrasi Kartu Identitas Anak./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Layanan pencetakan kartu identitas anak di Kota Jogja dipermudah.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta menyiapkan layanan pencetakan kartu identitas anak secara mandiri pada tahun ini untuk memudahkan warga berusia kurang dari 17 tahun memperoleh kartu identitas kependudukan.
“Tahun ini kami mengalokasikan anggaran untuk pengadaan alat cetaknya. Baru satu dahulu sebagai bagian uji coba layanan,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogyakarta Sisruwadi di Yogyakarta, Sabtu (11/1/2020).
Menurut dia, kartu identitas anak (KIA) sangat penting dimiliki oleh anak sejak dilahirkan hingga berusia 17 tahun kurang 1 hari sehingga Pemerintah Kota Yogyakarta intensif melakukan berbagai upaya agar hak anak tersebut terpenuhi.
Sisruwadi menjelaskan bahwa KIA memiliki fungsi seperti kartu tanda penduduk (KTP). Kartu tersebut juga akan memudahkan anak saat bepergian menggunakan moda transportasi kereta api atau pesawat terbang, bahkan KIA bisa dimanfaatkan sebagai syarat untuk membuka rekening di bank hingga memperoleh potongan harga produk perlengkapan anak.
Sepanjang 2019, lanjut Sisruwadi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta melakukan upaya jemput bola pencetakan KIA untuk siswa Kota Yogyakarta di sekolah, baik negeri maupun swasta.
“Untuk siswa warga Kota Yogyakarta, saya rasa sudah banyak yang memiliki KIA. Tinggal menyasar siswa dari Kota Yogyakarta yang kebetulan bersekolah di luar kota,” kata Sisruwadi.
Hingga saat ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta memperkirakan 90 persen anak di Kota Yogyakarta yang memiliki KIA.
“Tinggal 10 persen lagi. Ini yang akan menjadi sasaran kami. Pelayanan pun harus semakin dipermudah, salah satunya dengan pencetakan KIA secara mandiri,” katanya.
Meskipun demikian, Sisruwadi menyebut belum memiliki gambaran terkait dengan penempatan mesin cetak mandiri tersebut. Namun, warga tetap diminta melakukan pendaftaran terlebih dahulu saat akan mengakses pencetakan KIA secara mandiri.
“Kami akan kaji lokasi penempatan yang tepat dan strategis sehingga pemanfaatannya pun bisa maksimal dan masyarakat dimudahkan,” katanya.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta menargetkan seluruh anak di Kota Yogyakarta sudah memiliki KIA pada tahun 2020.
Selain cetak mandiri, Dindukcapil Kota Yogyakarta juga melakukan perluasan layanan administrasi kependudukan dengan membuka layanan di pusat perbelanjaan.
Sejumlah layanan yang bisa diakses, di antaranya perekaman dan penerbitan KIA, perekaman data kependudukan untuk penerbitan KTP-el, cetak kartu keluarga yang rusak atau hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Porsche akan memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja hingga 2035 sebagai bagian restrukturisasi di tengah penurunan penjualan di China dan melambatnya pasar kendar
Apple rilis iOS 26.6 dengan 75 perbaikan keamanan, persiapan Spotlight untuk iOS 27, dan notifikasi kontak. Update iPhone Anda sekarang!
LinkedIn diselidiki otoritas Texas atas dugaan menampilkan lowongan kerja palsu atau ghost jobs yang disebut dapat merugikan pelanggan layanan Premium.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren