Unisa Fest 2026 Usung Konsep Eko-Green, Tiket Masuk Pengunjung Pakai Botol Plastik
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Jogja Expo Center/jogjaexpocenter.com
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY akan mengembangan kawasan Jogja Expo Center (JEC) di Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Bantul menjadi pusat ekonomi baru di wilayah Jogja bagian timur. Dengan nilai investasi antara Rp800 miliar hingga Rp1,2 triliun, pemerintah akan membangun rumah sakit, kampus internasional hingga mal di lahan seluas sekitar 14 hektare tersebut.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY Bambang Wisnu Handoyo mengatakan seluruh kawasan JEC yang merupakan lahan milik Pemda DIY akan didesain menjadi pusat ekonomi dan bisnis. Nantinya akan dibangun hotel, rumah sakit dan universitas berstandar internasional.
Dia mengatakan pusat perbelanjaan atau mal yang dibangun tidak seperti mal pada umumnya, tetapi mal yang akan menampung hasil UKM di DIY. Produk UKM yang masuk nanti akan diseleksi sehingga barang yang dijual sudah terjamin kualitasnya. Selain itu penyajian hasil produk UMK melalui tampilan yang menarik dengan standar pusat perbelanjaan.
Ia mengatakan pembangunan dan pengelolaan kawasan itu akan diserahkan kepada swasta melalui jalur lelang investasi dan tidak ada sewa menyewa lagi. BWH berharap pemenangnya nanti berasal dari satu investor saja, tetapi tidak menutup kemungkinan berasal dari konsorsium beberapa pengusaha. “Harapan saya, pihak investor itu nantinya bisa saling akses antar pengelola, misal pihak rumah sakit bisa mengakses universitas dan sebaliknya, bisa mengakses mal, hotel dan lain-lain,” katanya, Sabtu (11/1/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Bulog Jogja mencatat serapan gabah 212.000 ton atau 108,71% dari target. Stok beras kini mencapai 74.679 ton.
Gangguan layang-layang di jalur Whoosh turun 65 persen pada September 2026. KCIC mencatat 26 kejadian dan perkuat pengawasan.
Bareskrim menangkap Tatang Winata, buron kasus impor HP dan popok bayi ilegal senilai Rp253 miliar di Bandara Soekarno-Hatta.
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Tim UGM mendampingi Griya Cokelat Nglanggeran memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, CRM, dan pengembangan kakao dari hulu hingga hilir.