Kaur Desa Srigading Laporkan Kepala Desa ke Polisi, Ini Dia Penjelasan Kuasa Hukum

Ilustrasi perangkat desa. - Harian Jogja
17 Januari 2020 18:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Kepala Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, Wahyu Widodo, dilaporkan ke polisi oleh pegawainya sendiri terkait dengan dugaan perkara pencemaran nama baik. Saat ini kasus tersebut dalam penyelidikan polisi. Pegawai yang melaporkan Wahyu adalah Sulistiantoro yang menjabat sebagai Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Srigading.

Kuasa Hukum Sulistiantoro, Sunu Yulimawan mengaku sejauh ini kliennya telah bekerja dengan baik di Desa Srigading dari awalnya di Kaur Keuangan, namun dipindah ke Kaur Perencanaan sejak 1 Oktober 2019. Sunu menduga hubungan kepala desa dan kliennya kurang baik karena Sulistiantoro bukan pendukungnya saat Pemilihan Kepala Desa Srigading pada 2014 lalu.

Selain itu Sulistiantoro selama menjabat Kaur Keuangan dianggap menghambat pengeluaran keuangan kegiatan di desa sesuai yang diinginkan kepala desa. Padahal kliennya, kata dia, perlu kehati-hatian dalam mengeluarkan uang. “Memang saat ada berbagai pembayaran kegiatan [Kepala Desa] minta cepat, klien saya tidak bisa mengeluarkan uang begitu saja tanpa ada bukti pengeluaran untuk apa saja,” kata Sunu yang diamini Sulistiantoro.

Sunu menambahkan posisi pekerjaan kliennya juga terancam karena kepala desa sudah mengajukan pemberhentian terhadap Sulistiantoro, namun tidak diproses oleh kecamatan karena tidak ada dasar hukumnya.

Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya, saat dimintai dikonfirmasi terkait dengan pelaporan pencemaran nama baik dengan terlapor kepala desa Srigading mengaku belum mengetahuinya. “Nanti saya cek dulu laporannya,” kata Riko.