6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Pupuk bersubsidi/Ilustrasi-JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Kendati ada sedikit pengurangan kuota dalam distribusi pupuk pada tahun ini, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman mengklaim pasokan pupuk bagi petani di wilayah Sleman dipastikan aman.
Kepala DP3 Sleman, Heru Saptono mengatakan alokasi pupuk untuk musim tanam ini sebanyak 4.500 ton. Meskipun ada penurunan alokasi pupuk dari sebelumnya, namun Heru memastikan pasokan pupuk kepada petani masih aman. "Ada penurunan alokasi pupuk karena ada substitusi pupuk organik. Tetapi sementara kebutuhan petani masih aman," katanya kepada Harianjogja.com, Minggu (19/1/2020).
Pekan lalu, kata Heru, dinasnya sudah menggelar rapat koordinasi dengan PT Petrokimia Gresik terkait dengan distribusi pupuk. Dalam Rakor tersebut juga dilakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) Kios Pupuk Bersubsidi. "Ketersediaan pupuk baik organik maupun non organik pada musim tanam tahun ini mencukupi. Kalaupun nanti ada kenaikan permintaan, akan ditambah," katanya.
Menurut dia sektor pertanian masih membutuhkan pupuk bersubsidi. Pasalnya satu hektar sawah dibutuhkan biaya operasional antara Rp6 juta hingga Rp8 juta. Jika dihitung dengan pendapatan hasil panen, maka para petani dapat menghasilkan gabah sebanyak dua ton. "Petani hanya mendapatkan sisa sekitar Rp2 juta untuk sekali panen dalam jangka waktu empat bulan. Pendapatan ini tentu sangat minim sehingga sangat diperlukan subsidi," kata Heru.
Saat ini, rata-rata petani di masih menggunakan pupuk jenis urea. Awalnya hasil panen bagus kemudian lambat laun produktivitasnya turun. Hal itu terjadi karena unsur nitrogen (N) dalam kandungan tanah menggumpal. "Solusinya petani diharuskan untuk menambahkan bahan organik lima persen. Penggunaan pupuk organik ini nantinya diharapkan memberikan dampak positif bagi petani," ungkap Heru.
Ilham Dharmawan, selaku perwakilan daerah Petrokimia untuk DIY mengatakan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah untuk menggalakkan penggunaan pupuk organik. Penggunaan pupuk organik, khususnya di wilayah Sleman terus mengalami kenaikan. "Untuk pupuk jenis organik, petroganik saat ini menyediakan 650 ton," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku Anakku Terhebat di Sleman untuk membekali orang tua menghadapi tantangan pola asuh di era digital.
Kejagung menjelaskan alasan Febrie Adriansyah tidak mengenakan rompi tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan TPPU.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Sabtu 25 Juli 2026 digelar di di Kantor Kecamatan Rongkop untuk pagi hari dan Parkir Pasar Argosari, Wonosari di malam harinya.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Sabtu 25 Juli 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berawan dengan suhu udara 20-30 derajat Celsius.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja-Kutoarjo hari ini beserta tarif Rp8.000 dan cara membeli tiket melalui Access by KAI.