Menu Sarapan Sehat: Parfait Stroberi Bikin Kenyang Lama
Parfait stroberi dan yogurt kaya protein, serat, dan probiotik, bantu kenyang lebih lama dan dukung program penurunan berat badan.
Perempuan yang dianiaya di Pasar Gendeng, Prambanan, Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Polsek Prambanan menangani dugaan penganiayaan yang menimpa Rubingah, perempuan sepuh berusia 64 tahun yang dituduh mencuri di Pasar Gendeng (Potrojayan), Madurejo, Prambanan.
Rubingah, penduduk Jogotirto, Berbah, Sleman, ditendang oleh seorang pria dan videonya kemudian viral di medsos. Polisi memeriksa empat saksi dalam kasus ini, termasuk Ketua Paguyuban Pasar Gendeng Sularsih pada Rabu (22/1/2020) pagi hingga siang. Sularsih mengatakan dia mendapatkan laporan kasus tersebut sesaat setelah kejadian pada Senin (20/1/2020). Sularsih mengaku tidak melihat langsung penganiayaan yang kemudian direkam dan videonya viral di media sosial.
“Saya dikasih laporan dari pelaku yang menendang ibu itu [Rubingah]. Katanya ibu itu habis ngutil. Kejadian yang ada dalam video itu sebelum dilaporkan ke saya,” katanya ketika diperiksa di Polsek Prambanan.
Dia mengatakan Mbah Rubingah tidak mengambil berambang seperti yang tergambar dalam video tersebut. Bawang merah yang tergambar dalam video adalah bunga mawar. Setelah memeriksa dan menanyakan perihal tuduhan tersebut kepada Rubingah, Sularsih menduga Rubingah mengalami gangguan kejiwaan.
“Setelah beli bunga, si ibu mengambil mangga tiga kilogram. Saat saya tanya-tanya, si ibu itu terlihat seperti orang yang kurang waras. Akhirnya saya lepaskan. Baru Selasa paginya saya tahu video itu sudah viral,” katanya.
Sementara, pedagang dan pria yang diduga menganiaya Rubingah enggan menjawab pertanyaan dari awak media seusai diperiksa polisi. Mereka buru-buru pergi meninggalkan Polsek Prambanan tanpa menjawab satu pun pertanyaan wartawan.
Penganiayaan oleh seorang pria terhadap seorang nenek yang belakangan diketahui bernama Rubingah terjadi di Pasar Gendeng, Prambanan, dan viral di media sosial. Rubingah dituduh mengutil di pasar tersebut. Peristiwa tersebut pun mendapat kecaman dari warganet karena dinilai tidak pantas.
Kasi Humas Polsek Prambanan Aiptu Ahmad Mukhlis mengatakan Polsek Prambanan langsung bergerak setelah video kekerasan yang dialami Rubingah vira;. Mereka memeriksa sejumlah saksi termasuk pelaku penganiayaan. “Semua pihak yang terlibat dalam video tersebut kami periksa. Mulai penjual buah yang katanya buahnya diambil, orang yang memvideo, sampai pelaku yang menendang korban,” kata Kasi Humas Polsek Prambanan Aiptu Ahmad Mukhlis.
Suharmadi, Kepala Dukuh Kranggan I, Jogotirto, Berbah, mengatakan Rubingah tercatat sebagai warga Kranggan I. Namun, selama ini nenek tersebut tinggal di Dukuh Kranggan II. “Sehari-hari nenek Rubingah bekerja sebagai tukang pijat keliling. Dia termasuk warga miskin,” katanya saat ditemui di rumahnya.
Rubingah tinggal sendiri di rumah kecil di Kranggan II. Rumah tersebut belum tersambung jaringan listrik.
“Saya akan bertemu dengan Pak Dukuh di tempat pelaku tinggal agar kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Jangan sampai melakukan tindakan kekerasan seperti itu,” kata Suharmadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Parfait stroberi dan yogurt kaya protein, serat, dan probiotik, bantu kenyang lebih lama dan dukung program penurunan berat badan.
Libur sekolah membawa lebih dari 200 ribu wisatawan ke Bantul. PAD dari retribusi wisata mencapai Rp2,76 miliar dan okupansi hotel naik menjadi 70 persen.
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.
Bregada Jaga Malioboro Jadi Daya Tarik Wisata, Pengunjung Antusias Berfoto dan Bertanya Seputar Budaya Jogja
Program Makan Bergizi Gratis di Bantul kembali berjalan. Sekitar 100 dapur telah beroperasi, sementara 35 lainnya masih menyelesaikan persiapan.
Bendungan Jlantah di Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar adalah salah satu bendungan yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto