Jika Salah, Bupati Bantul Siap Diingatkan

Kunjungan Harian Jogja ke Pemerintah Kabupaten Bantul, Senin (27/1/2020). - Istimewa
27 Januari 2020 18:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Suharsono mengaku tidak antikritik. Ia siap menerima masukan dari berbagai pihak, termasuk media massa dalam proses pembangunan di Kabupaten Bantul.

“Kalau ada perkataan saya yang salah, diingatkan tidak apa-apa,” kata Suharsono saat menerima kunjungan tim Harian Jogja di ruang kerjanya, Senin (27/1).

Suharsono mengatakan media massa menjadi salah satu mitra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul. Peran media cukup efektif untuk menyampaikan program-program pembangunan yang sudah dilakukan Pemkab Bantul.

Dia telah menginstruksikan tiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membuat pernyataan tertulis tentang kegiatan dalam sehari.

“Minimal tiga, untuk dimuat di media mainstream maupun media internal milik Pemkab Bantul,” kata Bupati Bantul.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul Fenti Yusdayati mengatakan surat edaran pembuatan tiga pernyataan pers tentang kegiatan organisasi perangkat daerah baru dilakukan oleh Bantul. Diskominfo juga tengah berupaya agar semua OPD di Bantul memiliki media sosial. “Untuk menginformasikan kegiatan pembangunan di Bantul. Karena tanpa media masyarakat tidak tahu,” kata Fenti.

Selain Fenti Yusdayati, audiensi tersebut dihadiri Tenaga Ahli Bupati Bidang Kebijakan Publik Tri Suparyanto dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Bantul Suparmadi. Sementara, awak Harian Jogja yang hadir adalah Pemimpin Redaksi Anton Wahyu Prihartono, General Manager Pemasaran Sri Pujianingsih, dan Manajer Sirkulasi Wisnu Wardhana.

Dalam kesempatan tersebut Anton Wahyu Prihartono menyampaikan Harian Jogja berupaya selalu menyajikan berita-berita yang tidak hanya kritik, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat.