Simpang Susun Tol Jogja di Kalasan Bakal Dilengkapi dengan Pintu Keluar Masuk

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/M. Ferri Setiawan
28 Januari 2020 21:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno, menjelaskan ruas jalan tol Jogja-Solo memiliki dua simpang susun (junction).

Satu junction (pertigaan) di Purwomartani Kalasan dan satu junction (pertigaan) dibangun di Tirtoadi Mlati. Perbedaannya, kata Krido, junction Purwomartani akan dilengkapi dengan in-out atau pintu keluar masuk sementara junction Tirtoadi tidak dilengkapi dengan in-out.

"Simpang susun di Tirtoadi ini nantinya menyambung dengan jalan tol Jogja-Bawen dan juga Jogja-Kulonprogo. Luas junction di Tirtoadi sekitar 33 hektare. Meskipun elevated tetap ada timbunan tanah," jelas Krido.

Pada sosialisasi hari pertama di Tirtoadi, dari 225 pemilik bidang ada sekitar 25% warga yang tidak hadir. Hal itu terjadi karena banyak pemilik lahan yang sudah berganti pemilik. Dispertaru pun memasang peta definitif lokasi dampak pembangunan jalan tol di Tirtoadi. Hal itu dilakukan sebagai bentuk persiapan untuk melakukan validasi data tanah.

"Dominasi hari ini lahan sawah. Ada tanah kas desa empat bidang sekitar 5.000 meter persegi atau empat hektare. Mereka yang tidak hadir akan diundang saat konsultasi publik," katanya.