Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Pantai Samas/Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL—Pantai Samas akan disulap menjadi kawasan wisata internasional. Namun, Dinas Pariwisata Bantul belum bisa melanjutkan penataan Samas yang sudah dimulai sejak dua tahun lalu karena izin penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata sampai sekarang belum keluar.
“Sambil menunggu program KEK Pariwisata apakah tahun ini bisa diklirkan apa belum, kami terus sosialisasikan kepada masyarakat dan antisipasi yang harus dilakukan setelah ada KEK,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, saat ditemui seusai Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Program Penanggulangan Kemiskinan di Parasamya, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Kamis (30/1).
Kwintarto mengatakan meski legalitas KEK Pariwisata belum ada, masyarakat harus bersiap diri karena kawasan Samas akan menjadi pusat pengembangan pariwisata sebagai Parangtritis II. Sepanjang Samas-Pandansimo bakal dilalui banyak wisatawan mancanegara karena menjadi perlintasan utama jalur jalan lintas selatan (JJLS).
Dengan demikian, kata dia, standar pelayanan, suguhan atraksi, akses, hingga fasilitas sekitar kawasan tersebut juga harus berstandar internasional.
“Itu yang harus dipahami oleh masyarakat. Kami awal tahun ini fokus membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat bagaimana dan apa yang harus dilakukan ketika sudah menjadi KEK Pariwisata,” ucap Kwintarto.
Ia menegaskan proses penataan Samas tidak berhenti, tetapi tetap berjalan sambil menunggu legalitas KEK Pariwisata yang diperkirakan keluar tahun ini. Menurut Kwintarto, kawasan Samas kelak menjadi Parangtritis II yang lebih menonjolkan kota modern dengan pembangunan pusat perdagangan dan jasa. Sementara Parangtritis 1 di bagian timur Sungai Opak menjadi ciri khas yang mempertahankan kawasan tradisional sehingga nantinya di Parangtritis I tidak ada bangunan hotel dan bangunan bertingkat.
Parangtritis I dan Parangtritis II tersebut menjadi satu kawasan dalam pengembangan KEK Pariwisata. Meski penataan Parangtritis II ini masih nunggu izin KEK, gambaran anggaran diakui Kwintarto sudah ada. Menut dia, dalam gambaran awal desain engineering detail (DED) pengembangan Parangtritis II membutuhkan anggaran sekitar Rp43 miliar.
Dana itu, kata dia, khusus untuk penataan Samas dan belum termasuk pantai-pantai ke bagian barat sampai Pandansimo. Anggaran itu juga belum termasuk dengan pembangunan jalan alternatif wisata Samas-Cangkring yang bisa mencapai lebih dari Rp100 miliar. Saat ini, dia meminta masyarakat tidak membangun apapun terlebih dahulu di kawasan Samas karena bisa berbeda dengan desain KEK Pariwisata.
“Khawatir terjadi kegiatan yang tak sesuai dikemudian hari ketika penataan KEK Pariwisata sehingga tidak ada penataan ulang, mindhon gaweni [membuat pekerjaan sia-sia karena harus diulang] bahasa jawanya,” ujar Kwintarto.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, sebelumnya mengatakan saat ini pihaknya juga menahan keinginan investor untuk membangun sejumlah fasilitas pendukung wisata di kawasan Samas dan sekitarnya. Penundaan tersebut karena khawatir tidak sesuai dengan desain KEK Pariwisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.