BMKG DIY Peringatkan El Nino 2026, Potensi Kemarau Kering Menguat
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti
Harianjogja.com, JOGJA - Masyarakat Jogja sedang dibuat resah dengan kejahatan jalanan atau klithih yang marak terjadi belakangan ini. Bahkan aksi yang banyak melibatkan anak di bawah umut ini menjadi topik yang banyak dibicarakan netizen di dunia maya. Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti pun tak luput dari topik bahasan yang sedang panas itu.
Ia mengungkap klitih di zaman dahulu sangat berbeda dengan yang terjadi sekarang. "Klithih itu [artinya] bermain. [Kejahatan jalanan yang terjadi di Jogja] itu [kejahatan jalanan] sudah bukan klithih lagi," kata Haryadi saat berbincang dengan Detikcom, Rabu (5/2/2020).
Menurut Haryadi, arti klithih adalah nongkrong atau bermain bersama teman. Bermain dalam artian yang positif dan tidak melakukan aksi kejahatan. "Klithih dalam bahasa asalnya nongkrong, jalan cari teman. Dulu ada klithih, karena dulu belum ada ponsel, mencari teman, jalan, klithih. Tapi yang sekarang berbeda. Jadi tindak kejahatan tapi juga disebut klithih, padahal bukan [seperti arti klithih zaman dulu]," ujar Haryadi.
Haryadi meminta kejahatan jalanan yang menjadi fenomena sosial di tengah masyarakat saat ini mengubah arti klithih menjadi negatif. "Ini yang jelas bahwa saya perlu luruskan, ini adalah kejahatan jalanan yang jadi fenomena sosial di tengah masyarakat,"tuturnya.
Jika berbicara klithih, perhatian tertuju pada DIY. Bahkan tagar #DIYdaruratklitih juga sempat masuk daftar trending topik di Twitter beberapa hari yang lalu. Bukan tanpa alasan, karena belakangan ini kasus klithih kembali marak terjadi di sejumlah tempat di DIY.
"Kami juga prihatin munculnya aksi klithih di Jogja dan ramai juga dibahas di media sosial," kata Haryadi.
Haryadi menyebut Pemkot Jogja tidak akan tinggal diam. Pihaknya berkomitmen turun tangan menangani dan menanggulangi aksi ini. Ia mengungkapkan telah berkoordinasi secara internal dari tingkat pemerintah kota hingga kelurahan serta berkomunikasi dengan kepolisian dan TNI. "Akan kami tindak lanjuti. Ini komitmen kami kepada warga masyarakat. Kami koordinasi dengan Polri dan TNI juga, untuk membantu ungkap kasus kejahatan jalanan ini. Karena sudah menjadi fenomena sosial di tengah masyarakat DIY," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : detik.com
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.