Advertisement
Desain Tol Jogja Sudah Hampir Final
Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Desain jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen diklaim sudah hampir selesai.
Gambar desain tol Yogyakarta-Solo mulai memasuki tahap penyempurnaan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Advertisement
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Yogyakarta-Solo Wijayanto mengungkapkan, saat ini sedang dilakukan perbaikan dan penyempurnaan trase kaitan dengan jalur yang ada di area Monjali.
"Yang tadinya desain elevated [melayang], menjadi at grade [rata tanah]," ujarnya, usai sosialisasi tol di Balai Desa Tlogoadi Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Kamis (6/2/2020).
BACA JUGA
Desain tol memerlukan bagian yang dibuat secara at grade, mengingat di jalur tersebut ada simpang empat Kentungan.
Menurut lelaki yang kerap disapa Totok ini, pembangunan tol di Yogyakarta tetap perlu memperhitungkan asas keindahan. Pasalnya, tol ini tidak hanya digunakan setahun atau dua tahun, melainkan puluhan tahun.
Alasan lainnya, pembangunan tol di Yogyakarta mempertimbangkan kaidah teknis khusus, misalnya tidak boleh menabrak situs, tidak boleh menabrak candi, dan ada garis imajiner.
"Sehingga jalan tol ini bukan hanya jalur transportasi semata, melainkan juga ada estetika," ujarnya.
Ia mengatakan, panjang at grade jalur dari Kentungan ke arah barat total memiliki panjang 1,5 hingga 1,8 kilometer.
"Untuk gambarnya, silakan tanya PUPR dan Dispetarung [Dinas Pertanahan dan Tata Ruang] DIY. Untuk jalur Kentungan-Monjali ini biar pusat yang beri rilis, tapi bocoran totalnya itu dan estetika lebih dibagusin lagi. Pembahasan sudah final, hari ini sudah final," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jembatan Kereta Api Ambruk di Jiangsu China, Lima Pekerja Tewas
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Gunungkidul Tunggu Izin Kemendagri untuk Pemilihan Lurah 2026
- Empat Pemuda Mabuk Curi Motor di Pleret, Satu Masih Buron
- Kuota Penonton PSIM Jogja vs Persis Solo Naik Jadi 9.000 Orang
- Pemkab Gunungkidul Targetkan 5.000 Alat Timbang Ditera Ulang di 2026
- Hujan Mereda, BPBD Kulonprogo Tetap Imbau Warga Siaga Bencana
Advertisement
Advertisement



