Advertisement
Pembahasan Raperda, Dewan Gunungkidul Tunggu Draf dari Bupati
ilustrasi Perda
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno, mendesak Pemkab untuk segera menyerahkan draf rancangan peraturan daerah (raperda) untuk dibahas di tahun ini. Ia tidak menampik hingga awal Februari ini belum ada rancangan yang dibahas. “Kami sudah kirimkan surat ke Bagian Hukum Setda Gunungkidul agar mempercepat pengiriman draf raperda,” kata Suharno, Kamis (6/2/2020).
Menurut dia, keberadaan draf raperda dari Pemkab sangat penting sehingga Dewan bisa membahas penyusunan peraturan daerah yang baru. Permintaan untuk segera mengirimkan draf bukan tanpa alasan, karena dari 15 raperda yang disepakati bersama dalam program perencanaan pembentukan peraturan daerah mayoritas merupakan usulan dari Bupati. “Kesepakatan tidak hanya tentang raperda yang dibahas, tetapi juga rencana waktu pembahasannya. Misalnya di triwulan pertama berapa raperda yang akan dibahas,” kata politikus Partai Nasdem ini.
Advertisement
Meski belum ada raperda yang dibahas, Suharno memastikan anggota Dewan tetap menjalankan tugasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dimiliki. Sebagai gambaran, dalam waktu dekat seluruh anggota Dewan akan terjun ke masyarakat untuk menyosialisasikan perda yang telah dibentuk. “Sudah ada jadwalnya dan kami tidak hanya diam. Untuk sosialisasi perda kami sesuaikan dengan ketugasan di masing-masing komisi,” katanya.
Menurut dia, tugas pokok dari anggota Dewan meliputi penyusunan anggaran, legislasi dan pengawasan. Pelaksanaan sosialisasi perda juga bagian untuk memaksimalkan dalam implementasi perda yang sudah dibentuk.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gunungkidul, Eckwan Mulyana, mengatakan berdasarkan Surat Keputusan No.14/KPTS/2019 tentang Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah, tahun ini ada 15 raperda baru yang dibahas, tiga rancangan di antaranya merupakan usulan inisiatif DPRD. “Sisanya sebanyak 12 raperda merupakan usulan dari Bupati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
Advertisement
Advertisement








