7 Mahasiswa Terseret Ombak Parangtritis, 1 Hilang, Satu Ditemukan Tewas

Ilustrasi. - Antara
09 Februari 2020 11:37 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak tujuh mahasiswa terseret ombak di Pantai Parangtritis, Sabtu (8/2/2020), sekitar pukul 23.00 WIB.

Daritujuh orang itu, satu orang bernama Eagan Chang Wen Tan, 20, mahasiswa asal Batam, Kepulauan Riau, berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, sedangkan satu orang lainnya, Jeven Samuel Rendawa, 20, asal Pekanbaru, Riau, masih dalam pencarian.
Koordinator SAR Parangtritis Ali Sutanto mengatakan tujuh orang yang terseret ombak Pantai Parangtritis tersebut masing-masing adalah M.Windi, 20; Gabriel Zefanya, 18; Leonardo Manihuruk, 20; Fazar Napitupulu, 18; Dante Levi, 19; Kevin Hasiholan, 18; serta Jeven dan Eagan. "Dari tujuh orang itu, lima orang berhasil selamat, satu orang hilang, dan satu lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Ali, Minggu (9/2/2020) pagi.

Dia menjelaskan ketujuh orang awalnya datang bersama rombongan sebanyak delapan orang, Sabtu malam. Lalu tujuh orang tersebut lalu berenang di pantai sekitar pukul 23.00 WIB. "Ketujuh orang itu berenang di sekitar palung. Kami [Tim SAR Parangtritis] sudah mengingatkan. Tak lama mereka akhirnya terseret ombak," ujar dia.

Ali menjelaskan dua dari tujuh orang yang terseret gagal menepi. Setelah dicari, kata dia, salah satu dari dua orang itu ditemukan tak bernyawa di perairan Pantai Parangkusumo, Desa Parangtritis yang berjarak sekitar 500 meter dari Pantai Parangtritis. "Sedangkan satu orang lainnya belum ditemukan. Sampai sekarang masih dalam pencarian," ucap dia.

Ali menambahkan sejak awal pihaknya selalu mengingatkan pengunjung Pantai Parangtritis untuk tidak berenang terlalu tengah. Terlebih kawasan perairan Pantai Parangtritis memiliki palung laut yang lokasinya kerap bergeser.