Soal Pemilihan Kadus secara Langsung di Bantul, Bupati: Saya Sangat Mendukung

Bupati Bantul Suharsono dalam acara Sarasehan Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0 di Ruang Mandala Saba, kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Senin (17/6/2019).- Harian Jogja - Ist
13 Februari 2020 17:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Wacana pemilihan kepala dusun (kadus) lewat pemilihan secara langsung yang didengungkan oleh sejumlah pihak mendapat dukungan penuh dari Bupati Bantul Suharsono. Bahkan Bupati akan memperjuangkannya melalui peraturan bupati (perbup).

Suharsono mengatakan dengan pemilihan kadus secara langsung, dia berharap bisa meminimalkan persoalan adanya kadus yang tidak di terima di masyarakat karena hubungan sosial yang renggang. Diakui dia, kepala dusun tak hanya diukur dari intelektual, tetapi juga kemampuan menjaga hubungan sosial dengan masyarakat.

“Banyak orang yang pintar dan lolos dalam seleksi pengisian kadus, namun pengalaman interaksi sosialnya masih buruk, seperti menghadiri undangan masyarakat, salah satunya memamitkan jenazah,” ucap dia di Parasamya, kompleks Kantor Pemkab Bantul, Kamis (13/2/2020).

Soal perbup, sebelumnya dia akan memanggil sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga kepala desa untuk mendiskusikan teknis pemilihan kadus secara langsung, “Kalau sudah oke akan disosialisasikan dan dibikin perbupnya,” kata dia.

Seperti diketahui, dorongan pengisian kadus didengungkan oleh sejumlah pihak. Di antaranya adalah Paguyuban Kepala Desa Bantul dan Paguyuban Dukuh Bantul Pandu. Alasannya, pemilihan pun tidak jauh berbeda, yakni kadus yang terpilih nantinya adalah orang yang benar-benar diharapkan oleh masyarakat.