Advertisement
Gunung Merapi Meletus, BPBD: Jarak Aman 3 Km dari Puncak
Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-- Gunung Merapi erupsi pada Kamis (13/2/2020) pagi ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman merekomendasikan jarak aman pasca-erupsi yakni sejauh 3 km dari puncak Gunung Merapi.
"Rekomendasi (jarak aman) masih tetap, tiga kilometer dari puncak (Gunung Merapi)," ujar Kabid Kedaruratan BPBD Sleman, Makwan, Kamis (13/2/2020).
Advertisement
Makwan juga meminta warga untuk mengantisipasi hujan abu. "Dan antisipasi hujan abu sesuai arah angin," lanjutnya.
Kepala Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Maryanto mengaku mendengar suara gemuruh saat Gunung Merapi erupsi pagi tadi. Dusun Stabelan berada di jarak 3,5 km dari puncak Gunung Merapi.
Meski begitu, Maryanto mengungkap tidak kepanikan di wilayahnya. Warga dusun tersebut tetap menjalankan aktivitasnya secara normal.
Erupsi Gunung Merapi pagi ini terjadi pada pukul 05.16 WIB. BPPTKG mengungkap erupsi kali ini berdurasi 150 detik dengan kolom erupsi setinggi sekitar 2.000 meter. Sedangkan status Gunung Merapi hingga saat ini masih Waspada sejak 21 Mei 2018.
Erupsi Gunung Merapi juga menjadi perhatian netizen di media sosial. Tagar #merapi memuncaki trending Twitter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Red Notice Interpol Persempit Gerak Buron Korupsi Minyak Riza Chalid
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- APBD Sleman 2026 Gelontorkan Rp5,24 Miliar Rehabilitasi Sosial
- Pemkot Jogja Anggarkan Rp14,8 Miliar Perkuat Drainase 2026
- Ngaku Polisi Saat Beraksi, Begal Motor Diringkus di Pundong Bantul
- Disdukcapil Bantul Catat Paranormal hingga Tabib di Kolom KTP
- Gunungkidul Tunggu Izin Kemendagri untuk Pemilihan Lurah 2026
Advertisement
Advertisement



