Santang, Sang Residivis yang Akhirnya Menyerahkan Diri karena Bujukan Istri

Ilustrasi. - Reuters/Dylan Martinez
16 Februari 2020 12:27 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Santang, 37, si residivis yang bolak balik masuk bui, akhirnya menyerahkan diri setelah dibujuk oleh istri.

Santang yang tercatat sebagai residivis kasus penganiayaan, perampokan hingga pemerkosaan itu ternyata tidak kapok dan tetap mengulangi aksi kejahatannya. Setiap beraksi, Santang bahkan tak segan melukai korbannya.

Dari catatan polisi, Santang sudah empat kali keluar masuk bui. Catatan terbaru yang dibuatnya adalah melakukan kekerasan jalanan atau klitih di kawasan Nanggulan, Kulon Progo awal Februari lalu.

Dari penyelidikan polisi, Santang beroperasi bersama temannya Andri Nurhidayat, 26, dan dua lainnya yang kini jadi buronan polisi. Andri ditangkap di daerah Nanggulan, Kulon Progo, sementara Santang menyerahkan diri Kamis (13/2/2020).

"Santang menyerahkan diri kemarin [13/2/2020]. Dari informasi, Santang ini cukup meresahkan di daerah Minggir karena suka memalak warung saat dalam kondisi mabuk," ujar Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudi Satria dalam jumpa pers di Mapolda DIY, Sabtu (15/2/2020).

Dari tangan keduanya, polisi menyita satu senapan angin laras panjang, satu ponsel, satu pakaian, dan sepasang sepatu. Kini keduanya sudah ditahan di Mapolda DIY.

Keduanya dijerat dengan pasal 333 KUHP dan atau pasal 351 ayat (2) KUHP dan atau pasal 170 KUHP dan terancam kurungan hingga delapan tahun.

Cerita di balik penyerahan diri Preman Santang akhirnya terungkap. Santang diantar oleh ibunya dan dibujuk oleh sang istri.

Santang luluh setelah istrinya mengirim pesan berisi permintaan agar Santang menyerahkan diri ke Polda DIY. Santang pun diantar sang ibu untuk mendatangi Mapolda DIY di Jalan Padjajaran Ringroad Utara, Sleman, Kamis (13/2/2020).

Lewat video berdurasi 26 detik yang diterima detikcom dari sumber di kepolisian, terlihat sosok perempuan berkaus hitam dan memakai masker. Dia kemudian menyampaikan pesan dalam video itu untuk kemudian dikirim ke Santang.

Saat dimintai konfirmasi, Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto membenarkan bahwa perempuan dalam video itu adalah istri Santang. Salah satu alasan Santang menyerahkan diri ke polisi adalah karena permintaan istrinya itu.

"Bisa jadi [alasan Santang serahkan diri]," jawab Yuliyanto kepada detikcom saat ditanya soal motif Santang menyerahkan diri ke polisi adalah permintaan istri dan faktor keluarga.

Tak disangka, saat menyerahkan diri ke Polda DIY Santang datang bersama sang ibu. Video Santang menyerahkan diri beredar salah satunya melalui WhatsApp Grup.

Dalam video itu, Santang tampak berpakaian hitam bersama seorang wanita tua. Wanita itu terlihat mengenakan pakaian menyerupai kebaya warga gelap dan jarik warna cokelat.

Sumber : Detik.com