Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menunggu keseriusan bakal calon kepala daerah dari jalur independen untuk menyerahkan berkas syarat dukungan mulai Rabu (19/2/2020) hingga Minggu (23/2/2020). Hingga saat ini, baru pasangan Anton Supriyadi-Suparno yang mengunci data dukungan yang dimasukkan dalam aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Tiga pasangan lainnya masih mengunggah data dukungan.
Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho, mengatakan dalam pilkada tahun ini ada empat pasangan yang berniat maju melalui jalur perseorangan. Niatan ini bisa dilihat dari proses penyerahan mandat atau suara kuasa untuk mendapatkan username dan password untuk mengisi data dukungan di aplikasi Silon.
Meski demikian, hal ini tak serta merta keempat pasangan bisa maju. Pasalnya, kata Andang, ada beberapa tahapan yang harus dipenuhi. Menurut dia, setiap pasangan harus menyerahkan dukungan dari masyarakat sebanyak 45.443 jiwa. Data dukungan tidak hanya diserahkan secara manual, tetapi harus dimasukkan ke aplikasi Silon. “Penyerahan dukungan dilaksanakan 19-23 Februari. Sebelum penyerahan bukti secara langsung [ke kantor KPU], bakal calon harus memasukan ke Silon terlebih dahulu,” kata Andang kepada wartawan, Senin (17/2/2020).
Dari keempat pasangan yang berniat maju dari jalur independen, hingga Senin siang baru pasangan Anton Supriyadi-Suparno yang mengunci bukti dukungan di aplikasi Silon. “Untuk pasangan Anton Supriyadi-Suparno bukti dukungan sudah bisa terlihat. Secara jumlah yang dimasukkan ke Silon lebih dari 50.000 dukungan,” katanya.
Disinggung mengenai persiapan untuk penyerahan dukungan, Andang mengakui sudah mempersiapkan mulai dari tempat hingga tim penerima berkas syarat dukungan dari masing-masing pasangan. “Untuk serius maju, pasangan harus menyerahkan syarat dukungan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan,” ungkap dia.
Anton Supriyadi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya telah menyelesaikan input data jumlah dukungan secara online di aplikasi Silon. Menurutnya, jumlah dukungan yang diperoleh sebanyak 51.340 jiwa. “Ini lebih dari syarat yang ditentukan KPU,” katanya.
Menurut dia, input data ke Silon baru langkah awal karena tetap harus menyerahkan dukungan secara langsung ke Kantor KPU. “Saya akan menyerahkan Rabu . Mudah-mudahan semua lancar dan saya bersamaSuparno bisa ditetapkan sebagai calon kepala daerah dari jalur independen,” katanya.
Selain Anton Supriyadi-Suparno, bakal calon independen yang berniat maju dalam pilkada meliputi Budi Oetama Prasetyo-Sri Mulyani; Suroto-Sri Rahayu dan Kelik Agung Nugroho-Yayuk Kristiawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.