Hanya Ada 3 Hidran di Sleman, Warga Diminta Lebih Cepat Tanggap Jika Terjadi Kebakaran

Kondisi rumah warga di Gabahan, Sumberadi, Mlati, Sleman yang dilalap si jago merah Senin (17/2/2020). - Ist/Polsek Mlati
18 Februari 2020 09:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Staf Seksi Pencegahan Kebakaran Pemadam Kebakaran (Damkar) Sleman Wachid Yuliyanto mengatakan jika ketersediaan hidran di Sleman berdasarkan catatan yang dimiliki instansinya baru sebanyak tiga titik.

Adapun, tiga titik tersebut yakni di dekat Samsat Sleman, di depan Kantor Bupati Sleman, dan terakhir di sebrang jalan Satker PJR Kementerian PUPR di Maguwoharjo.

"Jadi kalau di lingkungan yang padat penduduk kita memang belum ada untuk hidran. Dalam mengantisipasi adanya kebakaran di rumah warga, Damkar Sleman mengimbau agar masyarakat lebih tanggap jika ada kejadian kebakaran di wilayahnya," ujar Wachid Yulianto yang akrab disapa Anto kepada Harianjogja.com, Senin (17/2/2020).

Lebih lanjut, ketika disinggung mengenai proses pemadaman kebakaran api di sebuah rumah yang berada di Mlati, Anto menambahkan jika upaya pemadaman yang dilakukan oleh jajaran Damkar Sleman dan dibantu dengan instansi lain untuk memadamkan api di rumah warga bernama Eko, 40, tersebut membutuhkan waktu kurang dari satu jam. "Total waktunya kami membutuhkan 45 menit untuk memadamkan api," imbuhnya.

Ketika disinggung mengenai waktu tempuh menuju ke lokasi kejadian, Anto mengaku sesuai dengan standar operating procedure (SOP) waktu yang ditentukan maksimal 15 menit.

"Dalam manajemen penanganan kebakaran waktunya 15 menit, itu sudah nyemprot air, dari terima telpon, persiapan, menuju ke tempat TKP sampai nyemprot itu 15 menit," terangnya.

Namun, damkar masih menemui kendala dalam upaya pemadaman kebakaran di rumah warga. Keterlambatan informasi dari warga dinilai menjadi aspek yang membuat petugas Damkar tidak bisa bekerja secara maksimal. "Warga cenderung api sudah besar baru buat laporan ke kita, itu merupakan keterlambatan pelaporan," terangnya.

Ia mencontohkan, kejadian kebakaran di Pasar Sleman Unit 1, Triharjo, Sleman pada Jumat (27/9/2019) lalu yang notabene dekat dari kantor Damkar Sleman yang berada di komplek kantor dinas pemerintah kabupaten Sleman di Tridadi, Sleman.

"Sebenarnya kami [Damkar Sleman] bisa sampai kurang dari 10 menit apalagi waktu itu malam hari, namun karena keterlambatan pelaporan jadinya yang dilalap api sudah banyak," terangnya.