Sudah 15 Orang Diperiksa dalam Kasus Susur Sungai Sempor, Jumlah Tersangka Bisa Bertambah

Anggota TNI AL melakukan penyelaman untuk mencari korban hanyut dalam kegiatan susur sungai di aliran Sungai Sempor, Mantaran, Trimulyo, Sleman, Sabtu (22/02/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
23 Februari 2020 12:07 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Polda DIY telah memeriksa 15 orang dalam kasus Pramuka SMPN 1 Turi melakukan susur Sungai Sempor pada Jumat (21/2/2020) hingga menyebabkan 10 siswa tewas.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto di RS Bhayangkara Polda DIY, Minggu (23/2/2020) mengatakan para saksi terbagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama adalah tujuh pembina Pramuka.

"Ada dua siswa SMPN 1 Turi yang juga telah dimintai keterangan," katanya.

Sejauh ini, polisi telah menetapkan satu tersangka dalam insiden susur Sungai Sempor tersebut yakni Pembina Pramuka yang juga guru olahraga di sekolah tersebut. Sejak Sabtu (22/2/2020), tersangka sudah dilakukan penahanan di Polres Sleman.

Menurut Yuliyanto, jumlah tersangka tidak menutup kemungkinan masih bisa bertambah seiring dengan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang masih akan terus dilakukan.

Sebelumnya, Pusdalops BPBD DIY menginformasikan pada Minggu (23/2/2020) bahwa 10 korban tragedi susur Sunga Sempor oleh siswa SMPN Turi 1 Sleman sudah ditemukan.

Dengan demikian, dari total siswa 249 anak terdiri kelas 7 sebanyak 124 Siswa dan kelas 8 sebanyak 125 siswa. Dari jumlah korban tersebut, dikonfirmasi Selamat sebanyak 216 siswa. Sebanyak 23 dalam kondisi terluka dan jumlah siswa meninggal dunia sebanyak 10 siswa.

Sumber : Antara