Banyak Dilewati Warga, Jalan Inspeksi Selokan Mataram Rusak Parah

Ilustrasi sampah di Selokan Mataram, Kecamatan Kalasan, Sleman. - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
23 Februari 2020 21:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Ruas jalan di pinggir Selokan Mataram yang ada di wilayah Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman dipenuhi lubang dan digenangi air pascaturun hujan. Hal itu dinilai membahayakan pengguna kendaraan yang melewatinya sehingga insiden kecelakaan rawan terjadi kecelakaan.

Camat Kalasan Siti Anggraeni mengaku telah mengomunikasikan soal jalan rusak itu kepada pihak terkait. Meski begitu, dia mengaku jalan yang ada di sisi timur Selokan Mataram tersebut sebenarnya bukan diperuntukkan untuk jalan umum.

"Soal kondisi jalan sebenarnya sudah kami komunikasikan dengan pihak UPT Selokan Mataram di bawah supervisi Balai Besar Wilayah Serayu Opak [BBWSSO]. Memang itu sebenarnya bukan jalan umum, tetapi merupakan jalan inspeksi bagi petugas UPT Selokan Mataram," ujar Siti, Minggu (23/2/2020).

Nyatanya, imbuh dia, jalan itu tetap ramai dilalui masyarakat. Pasalnya, pengguna jalan lebih memilih akses tersebut dengan alasan menghindari macet di jalan utama.

"Misalnya di Jalan Jogja-Solo itu ketika sudah penuh, yang bagian utara di Selomartani juga sudah penuh, akhirnya warga memilih jalan ini. Saya sudah laporkan [kerusakan] ke UPT Selokan Mataram dan berkomunikasi dengan BBWSSO, kalau nanti ada perbaikan juga menjadi wewenang balai besar," ujar dia.

Kepala UPT Selokan Mataram Wilayah Timur Sriyana menjelaskan jalan di sisi timur selokan itu merupakan akses bagi petugas UPT Selokan Mataram untuk menginspeksi kondisi selokan. Dia pun tak menampik kondisi jalan itu pun kini rusak.

Rencananya, perbaikan dilakukan oleh BBWSSO tahun depan di wilayah timur, mulai dari Kadirojo, Purwomartani Kalasan, sampai ke Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman. "Kami sudah berkoordinasi dengan Pusat [BBWSSO], hasilnya tahun depan akan dilaksanakan perbaikan jalan, namun kondisional, kurang lebih perbaikannya hanya satu kilometer," ucap dia.

UPT Selokan Mataram, kata dia, nantinya juga akan memperbaiki sejumlah portal yang ada di jalan tersebut. Dengan begitu, fungsi jalan itu akan tetap sebagai jalan inspeksi. “Karena itu bukan jalan umum. Kalau kendaraan kecil [mobil dan sepeda motor] silakan, tetapi kalau kendaraan bermuatan berat jangan. Itulah kenapa kami akan perbaiki portal,” ucap dia.