Antisipasi Banjir, Baguna Kulonprogo Bersihkan Sungai Papak

Relawan Baguna Kulonprogo saat melakukan pembersihan di Sungai Papak, Dusun Sukoponco, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Sabtu (29/2/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
01 Maret 2020 18:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Badan Penanggulangan Bancana (Baguna) Kulonprogo membersihkan Sungai Papak yang masuk kawasan Dusun Sukoponco, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Sabtu (29/2/2020).

Ketua Baguna Kulonprogo, Pancar Topodriyo mengatakan kegiatan ini untuk memperlancar aliran Sungai Papak menuju Bendung Drigul, Kalurahan Srikayangan, Sentolo yang selama ini dimanfaatkan untuk mengairi ratusan hektar sawah di Srikayangan.

Di samping itu, kegiatan ini juga dalam rangka mengantisipasi banjir di Dusun Kalimenur yang merupakan tetangga Dusun Sukoponco, akibat luapan Sungai Papak saat musim penghujan.

"Baguna menginisiasi kegiatan ini karena adanya keluh kesah masyarakat sekitar, bahwa selama ini kalau hujan deras Sungai Papak di Dusun Kalimenur terkena imbas banjir akibat dari hulu yang tidak lancar, setelah kami cek ternyata penyebabnya itu karena adanya sampah dan pohon di tengah Sungai Papak yang mask wilayah Dusun Sukoponco," ujar Pancar, Sabtu.

Di satu sisi, lanjutnya, Pemerintah Kalurahan Sukoreno sudah membuat surat permohonan normalisasi Sungai Papak kepada Balai Besar Wilayah Sugai Serayu Opak Progo (BBWSSO) tapi sampai saat ini belum ada tanggapan. "Oleh karena itu kami secara swadaya lakukan aksi ini," ucapnya.

Adapun aksi ini diikuti oleh 15 relawan Baguna, lima anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo dan sejumlah warga Sukoponco. Mereka bersama-sama membersihkan sampah rumah tangga seperti plastik, popok bayi serta pepohonan meliputi rumpun bambu dan pohon kelapa yang menggangu aliran sungai tersebut.

"Paling tidak dengan cara ini bisa mengurangi potensi banjir di Kalimenur dan memperlancar aliran air ke Bendung Drigul," ucapnya.