Rumah Terkena Pohon Tumbang, Satu Keluarga di Mlati Sleman Mengungsi

Sukarelawan kebencanaan mengevakuasi pohon tumbang di wilayah Tempel, Jumat (28/2/2020). - Istimewa/BPBD Sleman\\n
10 Maret 2020 03:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Angin kencang disertai hujan yang terjadi di wilayah Sleman menyebabkan sejumlah pohon tumbang, Senin (9/3/2020). Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman bersama relawan kebencanaan hingga tadi malam terus melakukan evakuasi pohon yang tumbang.

Berdasarkan laporan Pusdalop BPBD Sleman, angin kencang yang tiba-tiba terjadi di beberapa titik menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Di Sendangadi Mlati, sebuah pohon sawo roboh mengenai rumah Rizal, warga Jongke Kidul RT 7 RW 24. Untuk sementara, keluarga ini mengungsi ke rumah orangtuanya karena kondisi rumah tidak memungkinkan di tempati.

"Pohon roboh setelah angin cukup kencang terjadi di sekitar lokasi. Akar pohon rapuh dan tak kuat menahan beban sehingga tumbang persis di atap rumah," kata Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan, Senin (9/3/2020).

Akibatnya, bagian atap domain tersebut runtuh dan reruntuhan menimpa ruang tamu, kamar mandi, mushola dan kamar tidur. "Nihil korban jiwa dan sementara waktu rumah yang berlubang ditutup menggunakan terpal," katanya.

Pohon tumbang dampak dari angin kencang juga menyebabkan pohon sengon diameter 40 cm tumbang menimpa kabel telepon dan menutup akses jalan Gambuh Condongcatur, Depok. Tim TRC BPBD Sleman pun melakukan penanganan di lokasi kejadian agar akses jalan kembali normal.

Selain di kedua wilayah tersebut, pohon tumbang juga terjadi di wilayah Ambarketawang, Gamping. "Kami terus mengumpulkan data kebencanaan dan evakuasi pohon yang tumbang," kata Makwan.