Job Fair Gunungkidul Buka 5.000 Lowongan 32 Perusahaan, Cek di Sini
Job Fair Gunungkidul 2026 membuka lebih dari 5.000 lowongan kerja dari 32 perusahaan. Pencari kerja bisa melamar langsung secara gratis.
Aktivitas river tubing di objek wisata Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, beberapa waktu lalu./Istimewa-Dokumen pengelola objek wisata Kalisuci.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Angka kunjungan di obyek wisata River Tubing Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, menurun. Meski demikian, kondisi ini tak serta merta membuat pengelola menurunkan tarif susur sungai hanya untuk meningkatkan jumlah pengunjung.
Pengelola wisata River Tubing Kalisuci, Suyanto, mengatakan angka kunjungan di Kalisuci saat ini sepi. Hal ini terlihat dari jumlah wisatawan yang datang. Pada saat normal, kunjungan di akhir pekan bisa mencapai 100 orang, tapi untuk saat ini hanya berkisar 15 pengunjung.
Menurut Suyanto, banyak faktor yang memengaruhi penurunan jumlah wisatawan. Selain penyebaran virus Corona dan bukan masa liburan, musim hujan juga berpengaruh terhadap angka kunjungan. “Setiap musim hujan terjadi penurunan jumlah pengunjung,” katanya, Jumat (13/3/2020).
Meski angka kunjungan menurun, Suyanto mengakui pihaknya tak menurunkan harga tiket demi mendongkrak kehadiran pengunjung. Tiket masuk untuk jasa susur sungai tetap Rp120.000 untuk wisatawan lokal, dan Rp200.000 per orang untuk turis asing. “Untuk susur sungai kami juga membatasi maksimal 200 orang setiap hari,” katanya.
Wisata minat khusus seperti Kalisuci, menurut suyanto, benar-benar memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan pengunjung. Setiap wisatawan yang mengikuti susur sungai harus dilengkapi dengan alat pelindung diri mulai dari helm hingga pelampung. Selain itu, susur sungai juga sangat bergantung dengan kondisi alam seperti kondisi cuaca hingga debit air di aliran sungai. “Kalau hujan deras dan kondisi air naik maka aktivitas dihentikan meski wisatawan sudah berada di lokasi,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Asti Wijayanti, mengatakan jajarannya terus berupaya mengembangkan potensi kepariwisataan di Gunungkidul. Ia memastikan sektor kepariwisataan belum terkena imbas penyebaran virus Corona. “Untuk agenda pariwisata yang telah kami susun tetap berjalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair Gunungkidul 2026 membuka lebih dari 5.000 lowongan kerja dari 32 perusahaan. Pencari kerja bisa melamar langsung secara gratis.
Pemkot Jogja memastikan Malioboro tetap terbuka saat Jogja Last Friday Ride digelar. ASN akan mendampingi peserta dengan bersepeda bersama masyarakat.
Rumah Sakit JIH Yogyakarta berhasil meraih apresiasi kategori Rumah Sakit Pelopor Wellness Tourism dalam ajang Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Merger BUMN Karya ditunda hingga kuartal IV/2026. Danantara fokus menyelesaikan restrukturisasi utang dan memperkuat kinerja keuangan perusahaan.
Pemerintah menargetkan 30.000 KDMP beroperasi hingga akhir 2026 untuk memperkuat distribusi komoditas, membantu petani, dan mengendalikan inflasi.