Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Aktivitas river tubing di objek wisata Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, beberapa waktu lalu./Istimewa-Dokumen pengelola objek wisata Kalisuci.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Angka kunjungan di obyek wisata River Tubing Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, menurun. Meski demikian, kondisi ini tak serta merta membuat pengelola menurunkan tarif susur sungai hanya untuk meningkatkan jumlah pengunjung.
Pengelola wisata River Tubing Kalisuci, Suyanto, mengatakan angka kunjungan di Kalisuci saat ini sepi. Hal ini terlihat dari jumlah wisatawan yang datang. Pada saat normal, kunjungan di akhir pekan bisa mencapai 100 orang, tapi untuk saat ini hanya berkisar 15 pengunjung.
Menurut Suyanto, banyak faktor yang memengaruhi penurunan jumlah wisatawan. Selain penyebaran virus Corona dan bukan masa liburan, musim hujan juga berpengaruh terhadap angka kunjungan. “Setiap musim hujan terjadi penurunan jumlah pengunjung,” katanya, Jumat (13/3/2020).
Meski angka kunjungan menurun, Suyanto mengakui pihaknya tak menurunkan harga tiket demi mendongkrak kehadiran pengunjung. Tiket masuk untuk jasa susur sungai tetap Rp120.000 untuk wisatawan lokal, dan Rp200.000 per orang untuk turis asing. “Untuk susur sungai kami juga membatasi maksimal 200 orang setiap hari,” katanya.
Wisata minat khusus seperti Kalisuci, menurut suyanto, benar-benar memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan pengunjung. Setiap wisatawan yang mengikuti susur sungai harus dilengkapi dengan alat pelindung diri mulai dari helm hingga pelampung. Selain itu, susur sungai juga sangat bergantung dengan kondisi alam seperti kondisi cuaca hingga debit air di aliran sungai. “Kalau hujan deras dan kondisi air naik maka aktivitas dihentikan meski wisatawan sudah berada di lokasi,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Asti Wijayanti, mengatakan jajarannya terus berupaya mengembangkan potensi kepariwisataan di Gunungkidul. Ia memastikan sektor kepariwisataan belum terkena imbas penyebaran virus Corona. “Untuk agenda pariwisata yang telah kami susun tetap berjalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Suasana berbeda menyambut puluhan delegasi dari berbagai negara yang mengikuti CALD Conference on Democratic Resilience in Southeast and East Asia di Yogyakarta
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY meluncurkan inovasi layanan konsultasi perpustakaan bertajuk Sahabat Asistensi dan Pendampingan Perpustakaan
Promo DAMRI YIA-Jogja Rp50.000 diperpanjang hingga September 2026. Simak titik layanan dan jadwal keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 5 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 5 September 2026 tersedia 5 perjalanan PP. Cek jam keberangkatan dan informasi lengkapnya.