Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, SLEMAN - Kegiatan konsultasi publik rencana pembangunan jalan tol yang melewati Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, tetap berjalan meski saat ini sedang merebak virus Corona. Warga diingatkan untuk tetap melakukan pola hidup sehat dan bersih (PHBS) untuk mencegah penyebaran virus mematikan itu.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno memastikan kegiatan konsultasi publik tetap dilakukan sesuai jadwal. Tidak ada penundaan pelaksanaan konsultasi publik meskipun saat ini tengah terjadi wabah Corona. "Untuk sementara masih sesuai jadwal. Mereka yang lansia kami minta untuk menggunakan masker dan tetap menjaga kondisi tubuh," katanya kepada Harian Jogja, Senin (16/3/2020).
Di Tirtoadi, kata Krido, kegiatan konsultasi publik digelar selama tiga hari. Mulai Senin (16/3/2020) hingga Rabu (18/3/2020) mendatang. Pihaknya berharap warga tetap mengikuti kegiatan tersebut sembari mengikuti arahan dari Pemdes Tirtoadi.
Camat Mlati Yakti Yudanto mengatakan kegiatan konsultasi publik tersebut digelar karena sudah dijadwalkan sebelumnya. Pelaksanaan konsultasi publik juga bagian dari program strategis nasional (PSN) pembanguna jalan tol.
"Karena ini pertemuan termasuk urgen maka tetap dilaksanakan. Kalau ditunda bisa jadi jadwal lainnya tertunda juga. Apalagi undangan sudah terlanjur disebar. Tapi kalau pertemuan yang dinilai tidak urgen kami iimbau untuk tidak dilakukan," katanya.
Meskipun begitu, kata Yakti, kelanjutan pertemuan tersebut tetap akan melihat perkembangan situasi dan kondisi ke depan. Pasalnya sampai saat ini belum ada larangan terkait rencana kegiatan tersebut. Pemdes diminta untuk menyediakan fasilitas cuci tangan bagi warga, termasuk hand sanitizer. "Kami juga tetap mengingatkan agar warga yang mengikuti kegiatan tetap menjaga kondisi tubuh. Saat memasuki ruangan kondisi tubuh juga harus bersih," katanya.
Kepala Desa Tirtoadi Sabari mengatakan total undangan yang hadir dalam kecamatan tersebut sekitar 185 orang. Tahapan konsultasi publik tersebut merupakan yang pertama dan berlanjut hingga Rabu mendatang. Lahan terdampak paling luas di Desa tersehut berstatus lahan sawah. "Karena belum ada larangan dan status Jogja belum KLB, kegiatan ini masih jalan terus," katanya.
Total luas lahan sawah terdampak 384 bidang sementara lahan permukiman sebanyak 153 bidang. Adapun tanah kas desa yang terdampak sebanyak 22 bidang. Luasnya lahan terdampak karena di Desa tersebut akan dibangun jembatan layang pertemuan tiga tol, baik jogja solo, jogja bawen dan juga kulonprogo. "Untuk kepastiannya kami masih menunggu hasil pematokan. Yang jelas kami juga mengingatkan kepada warga untuk selalu menjaga kebersihan dan meningkatkan PHBS," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.