Hampir Seluruh Kecamatan di Bantul Diduga Terpapar Corona, Ini Daftarnya

Penumpang yang mengenakan masker terlihat di area menunggu kereta ke Wuhan di Stasiun Kereta Api Barat Beijing, menjelang Tahun Baru Imlek China, di Beijing, 20 Januari 2020. - REUTERS - Stringer
20 Maret 2020 17:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak 12 kecamatan di Bantul diduga telah terpapar corona karena ditemukan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun pasien positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso atau yang biasa disapa dokter Oky, menyatakan jumlah ODP di Bantul sampai Jumat (20/3/2020) ini tercatat 39 orang.

Adapun PDP dan ODP ini tersebar di 12 kecamatan di Bantul, yakni Banguntapan, Bambanglipuro, Jetis, Dlingo, Bantul, Sewon, Kasihan, Piyungan, Pleret, Srandakan, Pandak, dan Pundong.

Artinya hampir seluruh kecamatan di Bantul (yakni 17 kecamatan diduga telah terpapar Covid-19).

Namun Oky memastikan 12 kecamatan tersebut bukan berarti zona merah melainkan lokasi ODP dan PDP. Ia menyatakan semua warga Bantul yang diperiksa terkait Covid-19 ini berawal dari luar daerah sehingga penularan langsung di Bantul sampai saat ini belum ada.

"Semua PDP yang tercatat yang dirawat dan asli warga Bantu riwayatnya impor dari luar Bantul bahkan luar DIY. Seperti ada yang dari Bekasi, Jakarta, Bogor, dan pulang Umrah," kata Oky, Jumat.

"Sebanyak 12 kecamatan itu bukan wilayah terjangkit. Dibilang terjangkit itu kalau sudah ada transmisi lokal atau penularan lokal, ini belum," imbuh Oky.