Jadwal Puasa Arafah 2026, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Simak jadwal Puasa Arafah 2026 lengkap dengan niat, keutamaan, dan penjelasan sunnah jelang Iduladha.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN--Seorang warga Candibinangun, Pakem, Jumiyem, meninggal dunia Kamis (26/3) setelah beberapa hari yang lalu pulang dari Jakarta. Jumiyem diduga meninggal akibat terpapar virus Covid-19.
Kepala Desa Candibinangun Sismantoro membenarkan kabar meninggalnya Jumiyem. Dijelaskan Sismantoro, Jumiyem selama ini kerap pergi ke Jakarta untuk bertemu dengan anaknya.
Bahkan saat pandemi Covid-19 melanda, nenek berusia 75 tahun itu masih sempat menemui anaknya di Jakarta. "Ceritanya begini, mbah Jumiyem selama ini tinggal sendiri, rumahnya di dekat area persawahan. Biasa ke Jakarta bertemu dengan anaknya," katanya saat dikonfirmasi Harianjogja.com, Kamis malam.
Sejak virus Corona terus mewabah, kata Sismantoro, pemdes sebenarnya sudah mengeluarkan aturan agar warga perantauan yang kembali ke Candibinangun untuk di data dan diperiksa kesehatannya. "Seluruh kepala dusun sudah saya perintahkan untuk mendata dan meminta agar pendatang untuk memeriksakan diri," katanya.
Hasilnya, kata Sismantoro, tercatat sekitar sembilan perantau yang sudah kembali ke Candibinangun. Kesembilan orang tersebut datang dari daerah Jabodetabek, baik karena alasan terkena PHK, khawatir situasi wabah di wilayah tersebut dan alasan lainnya. "Kesembilan orang ini sudah mengisolasi diri selama 14 hari. Warga ikut mengawasi," katanya.
Namun dalam kasus Jumiyem, dia mengaku kecolongan. Pasalnya kepulangan Jumiyem dari Jakarta belum sempat didata dan dilaporkan kepada Pemdes. "Saya baru mendapatkan laporan dari Pak Dukuh [kepala dusun] kalau ada warganya yang sakit empat hari sepulang dari Jakarta," katanya.
Mengetahui informasi tersebut, Sismantoro langsung meminta agar Jumiyem dibawa langsung ke RS Morangan (RSUD Sleman). Setelah sempat dirawat di rumah sakit, kondisi Jumiyem tidak tertolong. "Untuk masalah positif Corona atau tidak saya belum mengetahui hasil laboratoriumnya, belum keluar," kata Sismantoro.
Jumiyem pun, lanjut Sismantoro dikebumikan Kamis malam di TPU Bulus Kidul, Candibinangun. Pemdes, katanya akan lebih memperketat lagi peraturan pendataan para perantau yang kembali ke Candibinangun agar tidak ada lagi kasus serupa. "Untuk proses pemakaman langsung ditangani oleh petugas dari RS Morangan [RSUD Sleman], bukan warga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak jadwal Puasa Arafah 2026 lengkap dengan niat, keutamaan, dan penjelasan sunnah jelang Iduladha.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.