4 Paket Proyek Pemeliharaan Jalan di Jogja Dibatalkan, Ini Rinciannya

Ilustrasi Pekerjaan proyek perbaikan jalan oleh DPUP ESDM DIY - JIBI/Harian Jogja/Gigih M.Hanafi
31 Maret 2020 05:27 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Menteri Keuangan mengeluarkan Surat Edaran tentang penghentian proses lelang proyek yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Di Kota Jogja, terdapat sejumlah lelang yang telah masuk proses Badan Layanan Pengadaan (BLP) ditarik kembali.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Jogja, Umi Akhsanti, menjelaskan di bidangnya terdapat setidaknya empat paket yang dibatalkan lelangnya. "Sudah masuk BLP tapi belum tayang," ujarnya, Senin (30/3/2020).

Keempat paket ini semuanya adalah pemeliharaan bidang jalan, meliputi Jalan Nitikan, Jalan Lowanu, Jalan Tipenjawi dan Jalan Cik Ditiro. Keempat paket ini menggunakan anggaran DAK dengan total nilai sebesar Rp15 miliar.

Ia mengungkapkan di empat ruas jalan tersebut terjadi kerusakan yang belum terlalu parah sehingga masih layak digunakan. Karena lelang dibatalkan, maka untuk tindakan sementara pihaknya akan melakukan perbaikan ringan dengan menggunakan dana swakelola.

Kebijakan ini juga berdampak pada pembangunan Pasar Kluwih. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja, Yunianto Dwisutono, menjelaskan pembangunan Pasar Kluwih menggunakan dana DAK senilai Rp3,5 miliar.

Pasar Kluwih rencananya akan dibangun pada pertengahan tahun dan selesai pada akhir tahun. Terkait pembatalan ini pihaknya belum mensosialisasikan ke pedagang. "Selain itu kami juga menggunakan DAK untuk studi transportasi UPT Metrologi senilai Rp800 juta, yang juga harus ditunda," ujarnya.