Krisis Air Bersih Melanda 17 Kapanewon Gunungkidul, 5.100 Tangki Disiapkan
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Harian Jogja/Ilustrasi perahu nelayan
Harianjogja.com, GUNUNGKUDUL—Sedikitnya 13 nelayan dari luar Gunungkidul diminta untuk pulang ke daerah masing-masing. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Sekretaris Kecamatan Girisubo, Arif Yahya, mengatakan jajarannya sudah mendapatkan informasi terkait dengan nelayan dari daerah lain seperti Cilacap dan Pangandaran yang masuk ke perairan Sadeng. Para nelayan itu mulai terlihat pada Senin (30/3) kemudian oleh nelayan lokal diminta untuk bersandar di Pelabuhan Sadeng. “Ada tiga perahu motor tempel yang masuk untuk mencari ikan jenis layur. Oleh nelayan setempat mereka kemudian diminta mendarat,” kata Arif kepada wartawan, Selasa (31/3/2020).
Menurut dia, setelah turun dari perahu para nelayan luar daerah itu langsung dikarantina kemudian diminta pulang pada Selasa pagi. Arif menuturkan upaya pencegahan nelayan luar masuk sebagai upaya mengurangi risiko penyebAran virus Corona. “Kepulangan nelayan luar ini juga atas kesanggupan pribadi,” katanya.
Pengadangan terhadap nelayan luar daerah bukan yang pertama kali. Sejak merebaknya penyebaran virus, warga pernah mengadang kelompok nelayan dari luar daerah yang mencoba masuk melalui jalur darat. “Beberapa waktu lalu ada yang mencoba masuk menggunakan truk bermuatan perahu, tetapi berhasil dicegat dan diminta pulang ke daerah asal,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua Kelompok Nelayan Pantai Sadeng, Sarpan. Menurut dia, total sudah ada 13 nelayan yang diminta pulang ke tempat masing-masing. Kebijakan melarang nelayan luar daerah masuk sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona. Hal ini sesuai dengan instruksi dari Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Girisubo. “Dari Polsek Girisubo juga sudah ada imbauan. Jadi kami ingin berpartisipasi dalam upaya pencegahan,” katanya.
Sarpan mengungkapkan di waktu normal warga tidak mempermasalahkan adanya nelayan luar daerah yang masuk ke perairan Sadeng untuk mencari ikan. Hanya, dengan adanya potensi penyebaran virus maka untuk semntara wilayah Sadeng ditutup sehingga saat ada nelayan luar datang langsung diminta pulang. “Harapannya penyebaran bisa ditangani sehingga kondisi bisa kembali normal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Dekranasda Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar hingga mancanegara
Jadwal DAMRI dari YIA Rabu 16 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal SIM Sleman Rabu 16 September 2026 tersedia di STP AMPTA. Simak jadwal Satpas, MPP, SIM Keliling Malam dan Simmade.
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)