Bantul Prioritaskan Program Pemulihan Ekonomi Imbas Corona

Ilustrasi. - Freepik
09 April 2020 17:57 WIB Newswire Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Menyusul pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bantul memprioritaskan program pemulihan ekonomi daerah pada rancangan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2021.

"Kami sepakati bahwa isu utama, tema utama, prioritas utama kita adalah pemulihan ekonomi, lebih-lebih tahun ini adalah tahun di mana terjadi pelemahan ekonomi, maka bagaimana (Rencana Kerja Pembangunan Kerja) tahun 2021 ini kami rancang sedemikian rupa," kata Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Kamis (9/4/2020). 

Dia menjelaskan, dengan merancang prioritas program pemulihan ekonomi pada RKPD 2021, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas di Bantul seperti yang diamanatkan oleh Gubernur DIY diharapkan bisa dicapai melalui sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah daerah DIY.

Dia mengatakan, Kabupaten Bantul sudah ditetapkan sebagai kabupaten ekonomi kreatif kriya terkuat di Indonesia oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) nasional, dan juga di Bantul muncul komunitas-komunitas yang mengembangkan kelompok ekonomi digital atau ekonomi online.

"Ini merupakan momentum terbaik untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Bantul, sehingga sinergi yang kita butuhkan adalah bagaimana Pemda DIY bersama Bantul bisa bersama-sama menuntaskan kawasan industri juga kluster-kluster industri kreatif yang potensial di Bantul," katanya.

Wabup juga mengatakan, dalam menjalankan program prioritas pemulihan ekonomi pada 2021, juga bisa dengan merealokasikan anggaran untuk kegiatan yang tertunda pada tahun 2020, selain dialihkan untuk penanganan wabah virus corona jenis baru yang sampai saat ini masih merebak.

"Refocusing [memfokuskan kembali] ini menjadi kata kunci kita bagaimana pemulihan ekonomi bisa kita lakukan dengan merealokasi kegiatan-kegiatan yang bisa ditunda, dan tahun 2020 ini sudah kami rencanakan realokasi berbagai kegiatan untuk penanggulangan Covid-19," katanya.

Sumber : Antara