Advertisement
Operasi Progo 2026: ETLE Jogja Tembus 964 Tilang
Ilustrasi Kamera CCTV Electonic Traffic Law Enforcement (ETLE). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Penerapan tilang elektronik atau ETLE statis dalam Operasi Keselamatan Progo 2026 di wilayah Polresta Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan. Selama dua pekan pelaksanaan, jumlah tilang ETLE Jogja meningkat 8% dengan total 964 pelanggaran terekam kamera pengawas.
Operasi Keselamatan Progo 2026 digelar sejak Senin (2/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026). Dalam periode tersebut, total pelanggaran lalu lintas yang ditindak mencapai 6.678 kasus atau naik 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain ETLE statis, pada 2026 juga tercatat 44 tilang manual yang sebelumnya tidak ada pada 2025.
Advertisement
Kasihumas Polresta Jogja, Gandung Harjunadi, menyampaikan peningkatan tilang elektronik ini menunjukkan optimalisasi pengawasan berbasis teknologi di jalan raya.
“Total pelanggaran yang ditindak meningkat 2% menjadi 6.678 kasus. Penggunaan ETLE statis naik 8% dengan total 964 tilang, dan pada 2026 juga tercatat 44 tilang manual yang sebelumnya tidak ada di 2025,” jelas Gandung saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).
BACA JUGA
Sasaran Operasi Keselamatan Progo 2026 meliputi berbagai potensi gangguan lalu lintas, seperti balap liar, kendaraan tidak laik jalan, hingga penggunaan atribut kendaraan yang tidak sesuai peruntukan. Di samping penegakan hukum, aparat tetap mengedepankan pendekatan preventif melalui teguran.
Data mencatat, teguran mendominasi dengan 5.669 tindakan atau naik 1% dibandingkan tahun lalu. Polresta Jogja menilai langkah persuasif tersebut tetap diperlukan untuk membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas di tengah masyarakat.
Pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 juga berdampak pada penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Selama masa operasi, jumlah kecelakaan turun 35% dari 31 kejadian menjadi 20 kejadian.
“Terdapat penurunan yang positif pada data kecelakaan lalu lintas sebesar 35%. Korban luka ringan juga berkurang 26% menjadi 34 orang, dan tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat,” tandasnya.
Selain itu, kerugian materiil akibat kecelakaan menurun 25% menjadi Rp6,5 juta, sejalan dengan tujuan utama Operasi Keselamatan Progo 2026 dalam menekan risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Kota Jogja.
Sebelumnya, Kapolresta Jogja, Eva Guna Pandia, menyatakan Operasi Keselamatan Progo 2026 digelar untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian pengamanan menjelang agenda operasi kepolisian berikutnya.
“Sasaran operasi meliputi potensi gangguan hingga gangguan nyata yang dapat menyebabkan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Target akhirnya adalah menurunnya angka kecelakaan serta meningkatnya kesadaran dan disiplin masyarakat,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Top 10 Harian Jogja, 18 Februari 2026: Banjir di Ngawen-Awal Puasa
- Pemadaman Listrik Hari Ini: Logandeng, Playen dan Sekitarnya Terdampak
- Jadwal SIM Keliling di Sleman Rabu 18 Februari 2026, Cek Lokasinya
- Cek Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Rabu 18 Februari 2026
- Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 18 Februari 2026
Advertisement
Advertisement








