Omzet Pasar Tradisional Bantul Turun 17 Persen, Ini Sebabnya
Omzet pedagang pasar tradisional Bantul turun 17 persen. DPRD menyoroti transaksi online dan kondisi pasar yang kurang representatif.
Rekrutmen Tenaga Kerja - Ilustrasi dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Minat kerja luar negeri warga Bantul terus menunjukkan tren tinggi. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul mencatat setiap tahun menerima sekitar 300 hingga 350 berkas pendaftaran calon pekerja migran untuk diverifikasi.
Ratusan berkas tersebut masuk setelah para pendaftar mengikuti proses awal di perusahaan atau agensi penyalur resmi, sebelum akhirnya menjalani tahap verifikasi dokumen di Disnakertrans Bantul. Pengantar Kerja Ahli Pertama Disnakertrans Bantul, Umi Kadar Utami, menjelaskan instansinya berperan memastikan kelengkapan administrasi calon pekerja migran.
"Prosesnya nanti dari calon pekerjanya mendaftar dulu di perusahaan atau agensinya, kemudian nanti dibantu untuk seleksi dan dicarikan job-nya. Setelah itu datang ke dinas melengkapi syarat, kami verifikasi dokumen," ujarnya, Rabu (18/2).
Menurut Umi, proses seleksi kerja luar negeri tersebut berlangsung setiap bulan. Agensi penyalur biasanya membatasi jumlah kebutuhan tenaga kerja karena tingginya peminat. Jenis pekerjaan yang tersedia pun beragam, mulai dari perawat, asisten rumah tangga (ART), tenaga perhotelan, hingga pekerja pabrik.
"Masyarakat banyak yang berminat karena biasanya banyak fasilitas yang diperoleh termasuk dari segi gaji. Per tahun berkas verifikasi yang masuk ke kami itu 300 sampai 350 an," ungkapnya.
Kepala Disnakertrans Bantul, Agus Yuli Herwanta, menambahkan bahwa selain memiliki keterampilan sesuai kebutuhan negara tujuan, calon pekerja migran juga wajib menguasai bahasa negara penempatan. Kemampuan bahasa tersebut umumnya menjadi bagian dari tahapan seleksi yang dilakukan agensi penyalur, yang mayoritas berasal dari luar DIY.
"Untuk persyaratan biasanya standar saja, tetapi yang penting adalah keterampilan sesuai dengan pekerjaan yang dibuka. Misalnya asisten rumah tangga harus punya sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)," jelasnya.
Negara tujuan kerja luar negeri warga Bantul tersebar di berbagai kawasan, mulai dari Asia, Eropa, hingga Timur Tengah. Beberapa negara penempatan di antaranya Malaysia, Singapura, Taiwan, Hongkong, Turki, hingga Slovakia.
Agus menegaskan pihaknya berupaya memastikan proses tahap awal berjalan ketat demi melindungi calon pekerja migran. Disnakertrans Bantul juga mengimbau masyarakat agar mendaftar melalui agensi resmi guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama bekerja di luar negeri, seiring tingginya minat kerja luar negeri warga Bantul dari tahun ke tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Omzet pedagang pasar tradisional Bantul turun 17 persen. DPRD menyoroti transaksi online dan kondisi pasar yang kurang representatif.
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
LLDikti V Jogja memperkuat integritas dan anti gratifikasi sebagai bagian dari target Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2026.
Guruh Soekarnoputra rencananya dimakamkan di sebelah makam Fatmawati di TPU Karet Bivak. PDIP juga kibarkan bendera setengah tiang 7 hari.
Pegadaian meraih 10 penghargaan di TBCCI 2026, sebagai bentuk transformasi layanan dan penguatan customer experience melalui teknologi, proses, dan SDM.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback.