Advertisement
Ratusan Warga Bantul Daftar Kerja Luar Negeri Setiap Tahun
Rekrutmen Tenaga Kerja - Ilustrasi dibuat oleh AI - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Minat kerja luar negeri warga Bantul terus menunjukkan tren tinggi. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul mencatat setiap tahun menerima sekitar 300 hingga 350 berkas pendaftaran calon pekerja migran untuk diverifikasi.
Ratusan berkas tersebut masuk setelah para pendaftar mengikuti proses awal di perusahaan atau agensi penyalur resmi, sebelum akhirnya menjalani tahap verifikasi dokumen di Disnakertrans Bantul. Pengantar Kerja Ahli Pertama Disnakertrans Bantul, Umi Kadar Utami, menjelaskan instansinya berperan memastikan kelengkapan administrasi calon pekerja migran.
Advertisement
"Prosesnya nanti dari calon pekerjanya mendaftar dulu di perusahaan atau agensinya, kemudian nanti dibantu untuk seleksi dan dicarikan job-nya. Setelah itu datang ke dinas melengkapi syarat, kami verifikasi dokumen," ujarnya, Rabu (18/2).
Menurut Umi, proses seleksi kerja luar negeri tersebut berlangsung setiap bulan. Agensi penyalur biasanya membatasi jumlah kebutuhan tenaga kerja karena tingginya peminat. Jenis pekerjaan yang tersedia pun beragam, mulai dari perawat, asisten rumah tangga (ART), tenaga perhotelan, hingga pekerja pabrik.
BACA JUGA
"Masyarakat banyak yang berminat karena biasanya banyak fasilitas yang diperoleh termasuk dari segi gaji. Per tahun berkas verifikasi yang masuk ke kami itu 300 sampai 350 an," ungkapnya.
Kepala Disnakertrans Bantul, Agus Yuli Herwanta, menambahkan bahwa selain memiliki keterampilan sesuai kebutuhan negara tujuan, calon pekerja migran juga wajib menguasai bahasa negara penempatan. Kemampuan bahasa tersebut umumnya menjadi bagian dari tahapan seleksi yang dilakukan agensi penyalur, yang mayoritas berasal dari luar DIY.
"Untuk persyaratan biasanya standar saja, tetapi yang penting adalah keterampilan sesuai dengan pekerjaan yang dibuka. Misalnya asisten rumah tangga harus punya sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)," jelasnya.
Negara tujuan kerja luar negeri warga Bantul tersebar di berbagai kawasan, mulai dari Asia, Eropa, hingga Timur Tengah. Beberapa negara penempatan di antaranya Malaysia, Singapura, Taiwan, Hongkong, Turki, hingga Slovakia.
Agus menegaskan pihaknya berupaya memastikan proses tahap awal berjalan ketat demi melindungi calon pekerja migran. Disnakertrans Bantul juga mengimbau masyarakat agar mendaftar melalui agensi resmi guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama bekerja di luar negeri, seiring tingginya minat kerja luar negeri warga Bantul dari tahun ke tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sanae Takaichi Kembali Jadi PM Jepang, Siap Ubah Konstitusi
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 18 Februari 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo-Jogja Awal Ramadan 18 Februari 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal Imsakiyah DIY 18 Februari 2026 Versi Muhammadiyah, Imsak 04.23
- Jadwal Salat Jogja 18 Februari 2026, dari Subuh hingga Isya
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 18 Februari 2026
Advertisement
Advertisement







