Mumpung Ditutup, Area Pantai Parangkusumo Disemprot Cairan Disinfektan

Ilustrasi penyemprotan cairan disinfektan oleh petugas gabungan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bantul. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
10 April 2020 21:07 WIB Hery Setiawan Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Personel SAR DIY Distrik Bantul menyemprotkan disinfektan serta membagikan masker kepada masyarakat di sekitar Pantai Parangkusumo, Jumat (10/4/2020).

Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan objek wisata seperti Pantai Parangkusumo adalah salah satu lokasi prioritas penyemprotan disinfektan. Pasalnya, penutupan akibat Covid-19 berdampak besar pada merosotnya jumlah pengunjung. “Penyemprotan ini memang tidak cukup hanya sekali. Tapi ini dilakukan agar perekonomian dari sektor wisata bisa segera pulih,” kata dia, Jumat.

Sejak pandemi Covid-19, kata dia, terjadi peningkatan kesadaran hidup sehat di kalangan masyarakat, termasuk masyarakat di sekitar Pantai Parangkusumo. Terbukti di objek wisata tersebut, kini sudah mulai banyak fasilitas tempat cuci tangan.

Itulah sebabnya dia berharap saat objek wisata tersebut kembali dibuka untuk umum, wisatawan bisa langsung datang tanpa rasa khawatir. Seperti diketahui, seluruh objek wisata di Bantul ditutup hingga (30/4) menyusul pandemi Covid-19. Selama penutupan itu, tidak boleh ada pengunjung yang datang. Bahkan tidak menutup kemungkinan masa penutupan bisa diperpanjang jika situasi belum kondusif.

Bondan Supriyanto, Kasiops SAR DIY Bantul mengatakan objek wisata memang menjadi prirotas. Selain Pantai Parangkusumo, pekan depan akan dilaksanakan penyemprotan di kawasan Puncak Becici, Kecamatan Dlingo. “Objek wisata lain juga akan kita semprot disinfektan,” katanya.