Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Program bedah rumah tak layak huni yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Kulonprogo tiap akhir pekan untuk sementara dihentikan karena adanya wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kulonprogo, Jazil Ambar Was’an, mengatakan penghentian program ini berlaku sejak awal April 2020 hingga waktu yang belum ditentukan. Program gotong royong masyarakat yang sudah berjalan sejak 2012 lalu ini baru akan dilanjutkan setelah situasi benar-benar aman.
"Jika situasi sudah kondusif dan ada instruksi untuk melanjutkan tentunya akan kami laksanakan kembali," kata Jazil, Sabtu (11/4/2020).
Imbas dari penghentian itu, sebanyak 20 proposal permohonan bantuan bedah rumah dari masyarakat belum bisa ditindaklanjuti pemkab. Sedangkan untuk proposal yang sudah masuk sejak Maret 2020 lalu telah direalisasikan dengan pelaksanaan bedah rumah, hanya saja kata Jazil, tidak disertai seremonial yang biasanya dihadiri oleh jajaran Pemkab Kulonprogo.
Kepala Dusun Jamus, Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih, Priyo Leksono mengatakan akibat penghentian ini, sebanyak lima rumah tak layak huni di dusunnya belum bisa direnovasi. Ia pun berharap program ini bisa dilanjutkan kembali sehingga pemilik rumah tak layak huni bisa segera memiliki hunian yang lebih layak.
"Harapan kami bisa segera dilanjutkan biar lima rumah di sini yang tak layak huni dapat segera direnovasi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa