Warga di Gunungkidul Inisiatif Salurkan Bantuan bagi Keluarga Terdampak Pandemi Corona

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
21 April 2020 11:37 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Dampak penyebaran virus Corona di Gunungkidul terus dirasakan masyarakat, terlebih pada tingkat perekonomian yang dimana salah satunya dipengaruhi akibat ratusan pekerja sudah dirumahkan. Dengan kondisi seperti ini, pihak desa pun tak tinggal diam, secara inisiatif langsung membantu warga terdampak.

Seperti yang dilakukan oleh pemerintah desa Kepek, Wonosari. Kepala Desa Kepek, Bambang Setiawan mengungkapkan bantuan tersebut merupakan hasil gotong-royong para warga yang memiliki kepedulian yang tinggi kepada masyarakat lainnya yang terdampak.

"Warga memang inisiatif membantu warga yang terdampak dengan urunan dana untuk membeli sembako," kata Bambang, Senin (20/4/2020).

Selain itu, lanjut dia, dukungan juga hadir dari para mitra-mitra ataupun perusahaan yang turut mendonasikan sedikit dananya sebagai upaya untuk membantu warga terdampak. "Dari kecamatan juga telah sepakat dana sosial Program Pengembangan Kecamatan [PPK] dipakai untuk membantu warga," paparnya.

Begitupula yang dilakukan oleh Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari. Kepala Desa Ngalang, Kadri mengungkapkan warga yang memiliki kemampuan secara finansial dan ekonomi sudah turut bersama gotong-royong mengumpulkan dana untuk membeli sembako apun kebutuhan warga yang terdampak.

"Memang ada beberapa masyarakat yang memiliki rezeki lebih turut membantu masyarakat yang terdampak," paparnya.

Bantuan juga tidak hanya dari warga Ngalang langsung, namun beberapa dari dermawan dan pihak institusi pendidikan di DIY. Sehingga ia sangat bersyukur banyak orang yang ingin membantu warganya. Menurut dia, dalam kondisi seperti ini, masyarakat sangat membutuhkan bantuan dan support dari berbagai kalangan.

Kadri menuturkan pihakpun terus berupa menekan penyebaran virus Corona di desa, dengan terus meningkatkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah mulai dari melakukan penyemprotan, imbauan isolasi mandiri hingga menganjurkan para pemudik yang masih di perantauan untuk tidak pulang sementara waktu.