Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Foto ilustrasi./ Bisnis Indonesia-Rahmatullah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Penyebaran pandemi Corona berdampak terhadap keberlangsungan dunia usaha di Gunungkidul. Menjelang puasa Ramadan dan Idulfitri 2020 muncul perdebatan terkait dengan pemberian tunjangan hari raya (THR). Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Gunungkidul meminta tunjangan tersebut tetap diberikan oleh pengusaha.
Ketua KSPSI Gunungkidul, Budiyana, mengatakan penyebaran virus Corona berdampak terhadap sektor usaha, dan sudah terlihat dengan adanya ratusan pekerja yang dirumahkan.
Beban berat ini akan bertambah karena sebentar lagi memasuki Idulfitri, di mana perusahaan wajib memberikan THR kepada pekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. “Harapannya tahun ini tetap ada THR meski kondisi ekonomi sedang berat karena terdampak penyebaran Corona,” kata Budiyana, Selasa (21/4/2020).
Menurutnya, pemberian THR sangat membantu para pekerja karena saat hari raya ada peningkatan kebutuhan sehingga pemberian THR sangat membantu. “Bagi kami, THR harus diberikan karena itu bagian dari hak pekerja,” katanya.
Untuk besaran THR, Budiyana mengatakan hal itu bisa dibicarakan antara pengusaha dan pekerja. Selama ini kondisi di lapangan sangat dinamis karena banyak kesepakatan yang dibuat secara bersama-sama. Sebagai contoh untuk UMK, Budiyana tidak menampik masih banyak pekerja yang mendapatkan upah di bawah ketentuan, namun karena ada kesepakatan maka hal tersebut dapat dijalankan.
Kabid Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul, Ahsan Jihadan, mengaku belum ada kebijakan secara spesifik terkait dengan pemberian THR. Disnakertrans, menurut Ahsan, masih menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Pusat.
Ahsan mengakui hingga saat ini pandemi sudah memberikan pengaruh pada dunia usaha di Bumi Handayani. Berdasar laporan, sudah ada 24 perusahaan yang merumahkan karyawan, bahkan ada yang memperhentikan pegawai. “Untuk PHK baru empat orang, tapi yang dirumahkan sudah ada 733 pekerja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Jonatan Christie melaju ke perempat final Malaysia Masters 2026, sementara Leo/Daniel tersingkir di babak pertama.
Arsenal juara Liga Inggris 2025/2026 usai Manchester City gagal menang. Ucapan Keir Starmer malah banjir sindiran karena krisis politik.
Microsoft diguncang skandal dugaan penggunaan server Azure untuk pengawasan warga Palestina. GM Microsoft Israel resmi dicopot.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.