Selama Pandemi, Sekolah Gelar Pesantren Ramadan via Daring

Ilustrasi kegiatan siswa. - ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas.
22 April 2020 18:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah sekolah akan menyelenggarakan Pesantren Ramadan secara daring. Siswa diminta mengisi Google Form tentang kegiatan Ramadan di rumah dengan cara mengunggah aktivitas Ramadan mereka lewat akun media sosial.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Jogja Slamet Purwo menjelaskan di tengah pandemi Covid-19 sekolahnya tetap berupaya menjalankan Pesantren Ramadan. Hanya memang konsepnya berbeda dengan biasanya.

Kegiatan tersebut akan digelar secara daring atau siswa tidak perlu datang ke sekolah mulai 27 April 2020 hingga 2 Mei 2020. Dalam menyelenggarakan pesantren online ini pihaknya bekerja sama dengan orang tua siswa untuk memantau secara langsung kegiatan ibadah siswa secara selama di rumah, seperti puasa, tadarus, salat tarawih yang semuanya dilaksanakan di rumah. "Ini terus dipantau, nanti menggunakan Google Form setiap hari orang tua melaporkan kegiatan ibadah Ramadan yang dilakukan, orang tua mengawasi," katanya Rabu (22/4/2020).

Selain itu selama kegiatan sepekan tersebut, kata dia, semua siswa diminta mengunggah salah satu rekaman audio dan visual kegiatan ibadah seperti tadarus di setiap akun medsos siswa. Kemudian siswa me-mention ke akun media sosial sekolah serta memberikan tagar terkait dengan kegiatan Ramadan yang akan ditentukan.

Kegiatan itu semata-mata untuk memberikan motivasi kepada siswa, sekolah akan memberikan apresiasi kepada siswa yang dinilai terbaik di jenjang kelasnya. "Tidak ada ceramah streaming, tetapi kami memantau kegiatan harian siswa, setiap malam hari orang tua siswa melaporkan lewat Google Form selama sepekan," katanya.

Kepala Bidang Perencanaan dan Standarisasi Pendidikan Disdikpora DIY Didik Wardaya menyatakan semua kegiatan sekolah yang melibatkan siswa dilakukan melalui jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Hal itu diatur dalam Surat Edaran Gubernur DIY No.443/6229 tentang Pengaturan Ulang tentang Aktivitas Pendidikan Selama Tanggap Darurat Covid-19. Oleh karena itu, termasuk kegiatan ramadan seperti pesantren kilat yang biasanya dilakukan di sekolah, saat ini digelar secara online. "Saat ini untuk semua pembelajaran dilakukan secara jarak jauh atau online, pemerintah melalui BOS Pusat sudah menganggarkan untuk penggunaan paket data Internet bagi siswa," katanya.