Advertisement
Kasus Positif Corona di Sewon Menimpa Satu Keluarga
Ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL-Dua warga Bantul asal Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu (22/4/2020).
Keduannya merupakan ibu dan anak, masing-masing perempuan usia 38 tahun dan 12 tahun.
Advertisement
Keduanya berkontak erat dengan pasien laki-laki usia 45 tahun yang sempat dirawat di RS Jogja dan sudah dinyatakan sembuh per 18 April lalu, yang tidak lain adalah bapak dan suami dari dua pasien tersebut. Artinya, kasus yang terjadi di Sewon ini menimpa satu keluarga.
Adapun pasien laki-laki usia 45 tersebut diketahu pasien kasus 33.Sedangkan anak dan ibu tersebut masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).
“Perlu kami sampaikan informasi bahwa hari ini kami memperoleh kabar bahwa ada dua warga desa kita yang terkonfirmasi positif Covid,” kata Kepala Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Wahyudi Anggoro Hadi, saat dihubungi melalui pesan singkat aplikasi Whatsapp, Rabu (22/4/2020).
Wahyudi mengatakan dua pasien positif Covid terbaru itu kini sudah diisolasi di rumah sakit sejak Rabu siang. Pihaknya sudah memetakan pola persebarannya dan sudah melakukan tes cepat melalui rapid test terhadap warga yang memiliki resiko terpapar.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan, kondisi kedua pasien baik tanpa ada gejala yang biasa mengarah ke Covid-19. Sebelumnya memang dua pasien itu sudah melakukan isolasi mandiri di rumah sejak anggota keluarga pasien tersebut positif dan dirawat di RS Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ketua Komisi III DPR Kawal Kasus Bocah Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Rumah Terbakar di Blimbingsari Sleman, 2 Motor Ludes
- Masjid Gedhe Kauman Jogja: Jejak Akulturasi dan Toleransi
- Starting XI PSS Sleman vs Persipura, Laga Penentu Puncak Klasemen
- Kota Jogja Tunggu BMKG, Siaga Hidrometeorologi Berpotensi Diperpanjang
- Limbah Rumah Tangga Dominasi Pencemaran Sungai Jogja
Advertisement
Advertisement







