Advertisement
SD Muhammadiyah Pakel Bikin Kegiatan Kreatif untuk Siswa dan Wali Murid
Sejumlah siswa beraktivitas di depan SD Muhammadiyah Pakel Program Plus Yogyakarta beberapa waktu lalu, sebelum merebak pandemi Covid-19.-Ist - SD Muhammadiyah Pakel
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Kegiatan belajar mengajar yang harus dilakukan secara jarak jauh lantaran pencegahan penularan Covid-19 disikapi SD Muhammadiyah Pakel Program Plus Yogyakarta dengan membuat inovasi pembelajaran supaya siswa tidak bosan, mulai dari lomba menulis hingga membuat video.
Humas SD Muhammadiyah Pakel Program Plus Yogyakarta, Fathinannisa mengatakan KBM jarak jauh sudah dilakukan sejak 16 Maret 2020. Hal ini membuat siswa harus belajar di rumah didampingi orang tua/wali siswa.
Advertisement
Sementara, untuk pembelajaran daring, setiap wali kelas punya metode tersendiri supaya anak tidak bosan. "Ada yang dengan video pembelajaran, games, dan memakai Zoom maupun Google Classroom. Ujian sekolah kami juga pakai Google Form," kata Fathinannisa ketika dihubungi HarianJogja.com pada Kamis (23/4/2020).
Untuk wali siswa, sekolah pun mengadakan lomba untuk wali siswa selama pandemi ini dengan lomba menulis karangan bebas dengan tema "Hikmah di Balik Corona". "Hal ini supaya wali siswa dapat berbagi cerita suka duka selama mendampingi putra-putrinya di rumah," katanya.
Sementara, untuk siswa yang sudah selesai dengsn tugasnya dapat membuat video tentang "Student Challenge SD MP3" yang berisikan pesan kepada guru dan teman-temannya. Video itu akan diupload ke media sosial sekolah.
"Harapan kami pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir dan siswa dapat kembali belajar bersama di sekolah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Putin Kecam Serangan Masjid Islamabad sebagai Tindakan Biadab
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Bantul dan Jogja Terdampak Gempa, 40 Orang Dilarikan Ke Rumah Sakit
- BNNK Sleman Edukasi Narkoba lewat Upacara Bendera, Sasar 4.142 Siswa
- Pakar UGM: Program Gentingisasi Dinilai Perlu Kajian Menyeluruh
- Polres Gunungkidul Hadang Suporter Persis Solo ke Bantul
- Dampak Gempa Pacitan, 20 Titik Bangunan di Bantul Rusak
Advertisement
Advertisement



