Masyarakat Didorong Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Tanam Sayuran

Dua orang petani di Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong, menanam padi, belum lama ini. Banyaknya sumber air membuat petani di wilayah Ponjong bisa menanam padi sebanyak tiga kali dalam setahun. - Harian Jogja/David Kurniawan
26 April 2020 22:12 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul mendorong masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan tanaman empon-empon. Penanaman ini sebagai upaya penyiapan cadangan pangan dalam rangka antisipasi dampak Covid-19.

Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengungkapkan sebelum dilakukan para petani dan masyarakat, jajarannya telah menginstruksikan lebih awal kepada seluruh pegawai DPP untuk memulai menanam sayur-sayuran dan empon-empon di pekarangan rumah sebagai contoh bagi masyarakat di lingkungannya. "Upaya ini sebagai contoh sekaligus memotivasi masyarakat sekitar untuk ikut serta memanfaatkan lahan pekarangannya," kata Bambang, Minggu (26/4/2020).

Bambang mencontohkan langkah beberapa pejabat yang sukses memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis tanaman seperti pohon pisang. Bambang mengimbau bagi masyarakat yang memiliki pekarangan rumah yang luas untuk memanfaatkan potensi tersebut. "Upaya ini merupakan langkah persiapan ketahanan pangan sebagai antisipasi dampak Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir," paparnya.

Salah satu pegawai DPP yang bertugas di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Rongkop, Suswaningsih, turut ambil peran memanfaatkan pekarangan rumahnya. Ia menjelaskan sejak adanya imbauan tersebut dia dan keluarganya menanam sayur-sayuran seperti terong, tomat dan cabai. "Saya dan suami ingin mengonsumsi sayur organik yang sehat untuk tubuh sehingga kami menanam sendiri sayuran tersebut di pekarangan rumah," kata dia.