Selesai Karantina Mandiri, 28 Warga di Perum Kanisius Terima Surat Sehat

Sebanyak 28 orang dalam pemantauan (ODP) warga Perumahan Kanisius menerima Surat Keterangan Sehat dari Satgas Covid-19 Sleman,Senin, (27/4/2020). - Ist/Dokumentasi Warga Perum Kanisius
28 April 2020 08:07 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Pasca menjalani karantina mandiri selama 14 hari, sebanyak 28 orang dalam pemantauan (ODP) warga Perumahan Kanisius menerima Surat Keterangan Sehat dari Satgas Covid-19 Sleman, Senin, (27/4/2020). Surat tersebut dirilis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melalui Puskesmas Ngemplak II. 

Penyerahan dilakukan oleh Kepala Pedukuhan Jetis, Wagiman. Seremonial penyerahan kemudian ditutup dengan kegiatan pembagian takjil.

Dalam sambutannya, Wagiman mengucapkan selamat atas ketertiban warga Perumahan Kanisius dalam menjalankan karantina mandiri selama 14 hari. Ia tetap mengajak warga untuk meneruskan kebiasaan menjalankan protokol kesehatan.

"Kami berpesan, agar setiap keluar rumah menggunakan masker, sering cuci tangan pakai sabun selama 20 detik, berjaga jarak dan menghindari kerumunan. Selain itu mandi bersih dan langsung mencuci pakaian setelah bepergian," kata Wagiman, Senin sore.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga menjelaskan bahwa penularan virus bisa melalui berbagai media. "Mohon dipahami bahwa jalan masuk penularan virus ini melalui tiga jalan yakni mata, hidung, dan mulut. Mohon betul-betul dijaga agar tidak ditembus oleh virus," tambahnya.

Warga Perumahan Kanisius sedikit bernafas lega karena selama karantina telah banyak dibantu seluruh masyarakat Pedukuhan Jetis, bahkan khalayak umum serta instansi lainnya. Bantuan mereka dirasa sangat berarti bagi warga dalam menyelesaikan masa karantina tersebut.

Danang, salah satu warga di Perumahan Kanisius mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan selama masa karantina. Begitu juga dengan warga lainnya,Triyono. "Menggembirakan karena kami bisa masuk kerja kembali. Pengalaman ini sangat membawa rasa syukur kepada Tuhan YME atas empati masyarakat dalam bergotong royong membantu masa sulit kami," Kata Triyono. 

Untuk selanjutnya, warga Perumahan Kanisius akan meneruskan pola hidup sehat dan melanjutkan karya dan pelayanan sehari-hari. Diharapkan kesadaran warga untuk mempedulikan sesama di masa pandemi ini semakin tumbuh. 

Sebelumnya, sebanyak 28 warga di Perumahan Kanisius telah menjalankan karantina mandiri sejak 13-26 April 2020. Dalam rentang itu yakni pada 15 dan 22 April, mereka juga telah menjalani rapid test dan hasilnya negatif. 

Karantina mandiri dilakukan karena 28 warga tersebut melakukan kontak erat dengan salah satu warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat melaksanakan penyemprotan disinfektan pada 5 April lalu.

Sementara itu warga positif Covid-19 tersebut saat ini sudah dinyatakan sembuh sejak Jumat (24/4/2020) yang lalu setelah menjalani perawatan di rumah sakit.