Berlangsung Lima Jam, Beruang Madu di WRC Jogja Ditangkap Setelah Ditembak Bius

Tim gabungan saat mengevakuasi beruang madu jantan yang lepas dari Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja Dusun Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Rabu (29/4/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara\\n
30 April 2020 08:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Dua beruang madu Sumatera yang sempat kabur dari Wildlife Rescue Center (WRC) Jogja milik Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) di Dusun Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Rabu (29/4/2020).

Sebelumnya kedua hewan itu lepas dari WRC, Rabu, sekitar pukul 17.00 WIB. Penyebabnya karena keeper atau petugas kandang beruang tidak mengecek dengan betul kondisi gembok tempat penangkaran hewan, usai pembersihan kandang.

Setelah lepas, beruang betina, berhasil ditangkap dengan dijaring oleh petugas WRC sekitar pukul 17.30 WIB. Adapun lokasi penangkapan masih di dalam area WRC.

Sementara untuk beruang jantan ditangkap sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah pekarangan warga yang berjarak sekitar 100 meter di utara WRC.

Beruang itu ditangkap oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas WRC, polisi, TNI, warga dan relawan. Adapun penangkapan itu memakan waktu hingga lima jam. Tim bahkan terpaksa menembakkan obat bius.

"Cukup sulit karena hewan ini kan nocturnal, dan lebih paham medan daripada kami," ujar Tri Miarno, salah satu warga ikut dalam penangkapan tersebut.

Setelah ditembak, beruang itu lantas dievakuasi menggunakan mobil bak terbuka ke kandang di WRC. Sebelum turun dari mobil hewan tersebut masih dibius agar tidak membahayakan tim yang bertugas.