UPDATE: 4.814 Warga di DIY Kini ODP Corona, Ini Data Lengkapnya

Tangkapan layar peta Sebaran Kasus Covid di DIY versi Pemda DIY. (corona.jogjaprov.go.id)
02 Mei 2020 03:37 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di wilayah DIY karena diduga terkait dengan Covid-19 terus bertambah dan kini telah mencapai angka 4.814 orang.

Data itu merujuk laman resmi penanganan Covid-19 Pemprov DIY https://corona.jogjaprov.go.id/ yang diperbarui, Jumat (1/5/20200) petang. Ribuan ODP itu tersebar di seluruh wilayah di DIY.

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 765 orang (sejumlah 869 bila diakumulasi dengan pasien positif). Sebanyak 4 di antaranya meninggal dunia.

Adapun pasien positif terus bertambah, sehingga jumlahnya naik menjadi 104 kasus. Sebanyak tujuh di antara pasien positif meninggal dunia.

Namun kabar baiknya ada 44 orang pasien sembuh dan sebanyak 53 orang kini dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di DIY.

Berikut data sebaran ODP, PDP dan pasien positif di DIY merujuk laman resmi https://corona.jogjaprov.go.id/, Jumat (5/1/2020) pukul 20.00 WIB:

Kota Jogja
ODP: 603 orang
PDP: 96 (MD 1, Negatif 89, Proses Pemeriksaan 6)
Pasien Positif: 13 (Dirawat 6, MD 1, Sembuh 6)

Sleman
ODP: 1.285
PDP: 318 (MD 1, Negatif 278, Proses Pemeriksaan 39)
Pasien Positif: 48 (Dirawat 20, MD 4, Sembuh 24)

Kulonprogo
ODP: 1.176 orang
PDP: 51 (MD 0, negatif 42, proses pemeriksaan 9)
Pasien Positif: 3 (Dirawat 2, Sembuh 1)

Gunungkidul
ODP: 993 orang
PDP: 72 (MD 1, Negatif 64, Proses Pemeriksaan 7)
Pasien Positif: 8 (Dirawat 6, Sembuh 2)

Bantul
ODP: 757 orang
PDP: 185 (MD 1, Negatif 169, Proses Pemeriksaan 15)
Pasien Positif: 27 (Dirawat 14, MD 2, Sembuh 11)

Non DIY
ODP: 0
PDP: 43 (Negatif 43, Proses Pemeriksaan 0)
Pasien Positif: 5 (Dirawat 5)

Untuk diketahui, merujuk definisi dari Kementerian Kesehatan seseorang dinyatakan PDP jika ia mengalami demam atau ISPA seusai berinteraksi jarak dekat dengan pasien positif corona. Gejala itu muncul kurang dari 14 hari sejak kontak dengan pasien tersebut.

Mereka yang sempat berinteraksi dengan kasus probabel corona (belum ditentukan statusnya) juga bisa dikategorikan ke dalam PDP.

Mereka yang mengalami ISPA/pneumonia berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit bisa dikategorikan PDP.

Namun pasien-pasien penderita ISPA dan pneumonia berat ini harus berasal dari daerah terinfeksi virus Corona.

Selain itu, penyakit mereka pun tak bisa dijelaskan oleh dokter dengan penyebab di luar virus corona.

Adapun ODP merupakan orang yang sedang atau pernah mengalami demam di atas 38 derajat celsius. Selain itu, ODP juga bisa saja hanya mengalami gangguan sistem pernapasan seperti batuk, pilek, atau sakit tenggorokan.

ODP harus memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang tercatat melaporkan penderita virus corona penyebab Covid-19.